Sepanjang 2025, Damkar Rembang Evakuasi 170 Ekor Ular dari Permukiman Warga
REMBANG[BahteraJateng] – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kabupaten Rembang mencatat telah mengevakuasi sedikitnya 170 ekor ular yang masuk ke permukiman warga sepanjang tahun 2025.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Rembang, Erwin Rahadyan, mengatakan dari total 298 kejadian yang ditangani Damkar selama 2025, 96 kejadian di antaranya merupakan evakuasi ular, dimana dalam 1 lokasi kejadian kadang ditemukan lebih dari seekor.
“Secara keseluruhan, Tim Damkar telah mengevakuasi sedikitnya 170 ekor ular dari lingkungan permukiman warga,” ujar Erwin, Selasa (20/1).
Menurut Erwin, tingginya intensitas hujan menjadi salah satu faktor utama meningkatnya kemunculan ular di kawasan permukiman.
Saat musim hujan, ular cenderung mencari tempat yang hangat dan kering, seperti rumah warga yang memiliki banyak barang berserakan.
“Selain itu, keberadaan tikus di sekitar rumah juga menjadi daya tarik bagi ular,” jelasnya.
Ular-ular yang berhasil dievakuasi tidak dibunuh, melainkan diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah. Penyerahan dilakukan setelah jumlah tangkapan mencapai empat hingga lima ekor, disertai berita acara serah terima.
Erwin menegaskan, Tim Damkar BPBD Kabupaten Rembang siap melayani permintaan bantuan masyarakat selama 24 jam.
“Warga bisa menghubungi call center Damkar di nomor 0889-8353-1560 untuk penanganan darurat,” pungkasnya.(day)

