Muscab XIII Kwarcab Blora
Muscab XIII Kwarcab Blora yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Sabtu (27/6).(Dok. Kwarcab Blora)

Sri Setyorini Terpilih Pimpin Kwarcab Pramuka Blora Periode 2026-2031

BLORA[BahteraJateng] – Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, terpilih sebagai Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Blora masa bakti 2026–2031 melalui Musyawarah Cabang (Muscab) XIII yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora pada Sabtu (27/6).

Muscab XIII dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kwartir Daerah Jawa Tengah, jajaran pengurus Kwarcab periode 2021–2026, pimpinan Saka dan Sako, Ketua Kwartir Ranting se-Kabupaten Blora, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Ketua Kwarcab Blora periode 2021–2026, Slamet Pamudji, berpamitan setelah mengabdi selama 15 tahun di Gerakan Pramuka Blora. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus atas dukungan dan kerja sama selama masa kepemimpinannya.

“Saya sudah mengabdikan diri di Pramuka Blora selama 15 tahun. Tahun 2026 ini menjadi akhir amanah saya sebagai Ketua Kwarcab Blora. Terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah berdedikasi dan membersamai saya,” ujarnya.

Sekretaris Bidang Organisasi dan Hukum Kwartir Daerah Jawa Tengah, Agus Widianto, yang mewakili Ketua Kwarda Jateng, turut mengapresiasi dedikasi Slamet Pamudji selama memimpin Kwarcab Blora.

Dalam sambutannya, Sri Setyorini yang juga mewakili Bupati Blora selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab), mengajak seluruh jajaran Pramuka menyusun program kerja yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui Muscab ini, saya berharap lahir program-program kerja yang tidak hanya bermanfaat bagi anggota Pramuka, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Blora,” kata Sri Setyorini.

Ia menegaskan Gerakan Pramuka harus semakin aktif dan produktif dalam mendukung pembangunan daerah melalui semangat Sesarengan mBangun Blora.

Pemerintah Kabupaten Blora, lanjutnya, berkomitmen mendukung pengembangan Gerakan Pramuka melalui peningkatan anggaran operasional setiap tahun. Salah satu prioritas yang akan diwujudkan ialah pembangunan Bumi Perkemahan Kabupaten Blora seluas 4,6 hektare di Desa Nglangitan, Kecamatan Tunjungan.

“Sebagai pusat kegiatan kepramukaan yang representatif, sehingga mampu meningkatkan kualitas pembinaan generasi muda di Kabupaten Blora,” pungkasnya.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *