141 Kepala Desa Hadiri Forum Konsultasi Publik Dinperkim Demak
DEMAK[BahteraJateng] – Sebanyak 141 Kepala Desa hadir dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinperkim) Kabupaten Demak di Gedung Putih Biru, lantai 3 kantor Dinperkim, Selasa (14/1). Acara ini bertujuan untuk membahas proses penyerahan aset infrastruktur kepada pemerintah desa.
Plt. Kepala Dinperkim Kabupaten Demak, Nanang Tasunar David Narutomo, dalam sambutannya menekankan pentingnya transparansi dan komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan desa-desa.

“Penyerahan aset infrastruktur harus disertai dokumen yang jelas dan pemahaman menyeluruh untuk menghindari kesalahpahaman di kemudian hari,” tegasnya.
Forum ini dirancang sebagai wadah untuk mendengar aspirasi dan masukan dari para kepala desa serta membangun komitmen bersama dalam pengelolaan dan pemanfaatan aset infrastruktur. Infrastruktur yang dibahas dalam FKP ini merupakan hasil pembangunan sepanjang tahun 2024, yang melibatkan kerja sama antara pemerintah desa, mitra kerja, dan masyarakat.

Menurut Nanang, keberhasilan proyek infrastruktur tidak hanya diukur dari pembangunannya, tetapi juga dari pengelolaan, pemeliharaan, dan pemanfaatannya secara berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan semua pihak memahami peran mereka dan aktif berpartisipasi dalam pengelolaan aset ini,” katanya.
Selain itu, kegiatan FKP ini juga menjadi sarana untuk mendengar aspirasi, masukan, dan saran dari masyarakat dan pemangku kepentingan, serta membangun komitmen bersama agar manfaat infrastruktur dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.
Nanang menegaskan, Dinperkim akan memberikan dukungan teknis, pemantauan, dan supervisi yang diperlukan. Namun, ia juga meminta peran aktif pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga, merawat, dan memanfaatkan aset yang telah diserahkan.
“Kami sangat menghargai masukan dari masyarakat terkait kebutuhan, kendala, maupun potensi yang dapat dioptimalkan. Dengan kolaborasi yang baik, pengelolaan aset ini akan memberikan dampak positif yang nyata,” imbuhnya.
Forum ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat untuk kemajuan Kabupaten Demak.(sun)

