Perkuat Kerukunan Umat Beragama di Akar Rumput FKUB Bangka Belitung Silaturahmi ke Jateng
SEMARANG[BahteraJateng] – Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bangka Belitung (Babel) melakukan kunjungan silaturahmi ke Jawa Tengah untuk mempelajari aktifitas para pemuka tokoh masyarakat lintas agama dalam memelihara kerukunan masyarakat.
Kunjungan FKUB Babel diterima pengurus FKUB Jawa Tengah bersama Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Tengah Haerudin SH, M.Hum di aula Bakesbangpol Jateng, Jl A. Yani no. 160 Semarang, Kamis (10/10).

Kepala Bakesbangpol Jateng H Haerudin saat menyampaikan ucapan selamat datang mengatakan para tokoh lintas agama di Jateng yang tergabung dalam FKUB sangat berperan dalam memelihara kerukunan antar umat beragama di tengah-tengah masyarakat.
“Tiada kerukunan di masyarakat tanpa adanya kerukunan umat beragama, FKUB baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kita sangat berperan dalam mewujudkan kerukunan di tengah banyaknya perbedaan yang ada,” kata Haerudin.
Ketua FKUB Jateng Prof Dr KH Imam Yahya, M.Ag mengatakan pengurus FKUB Jateng periode 2024-2029 disahkan pada April lalu, banyak tugas yang harus diselesaikan, karena itu beban tugas didistribusikan kepada semua pengurus yang jumlahnya 21 orang.
‘Kami menerapkan sistim kolektif kolegial dalam mengurus jalannya kegiatan dan operasional organisasi FKUB, sehingga beban tugas terasa ringan terutama dalam melakukan sosialisasi program pemerintah mengkampanyekan kerukunan umat beragama,” kata Prof Imam.
Selain itu, lanjutnya, tugas mengkampanyekan pentingnya kerukunan agama juga dilakukan bersama-sama dengan 35 pengurus FKUB Kabupaten/ Kota se-Jateng melalui berbagai inovasi dan kreasi sesuai dengan kondisi daerah.
Dia menambahkan, salah satu kreasi dan inovasi yang dilakukan FKUB Kabupaten/Kota adalah memasifkan program Kerukunan Beragama (KUB) hingga ditingkat desa dengan membentuk Paguyuban KUB.
Bahkan, ujarnya ada yang sampai di tingkat RW dan RT, nama nomenklatur seksi atau bagian kerohanian atau keagamaan ditambah dengan kata kerukunan. Namun belum semua daerah merealisasikan kearifan lokal dalam menjaga kerukunan antar umat beragama itu.
Ketua FKUB Babel Dr dr Subuh Wibisono,MBA mengatakan hasil sharing antara pengurus FKUB yang dipimpinnya dengan FKUB Jateng akan dijadikan bahan dalam mengembangkan kegiatan kerukunan umat beragama di seluruh wilayah Babel.
“Di Babel kami memiliki program Kemah Lintas Agama dan FKUB Go to School dalam memasifkan gerakan kerukunan antar umat beragama, di Jateng ada paguyuban KUB sampai di tingkat desa. Kalau inovasi dan kreasi ini dipadukan akan semakin memperkuat ikatan kerukunan antar umat beragama di akar rumput,” ujarnya.(sun)

