Hasil Sidang Komdis PSSI 14 November 2024: 15 Hukuman Ditetapkan

JAKARTA[BahteraJateng] – Komite Disiplin (Komdis)  PSSI telah mengeluarkan hasil sidang terkait sejumlah pelanggaran yang terjadi pada kompetisi Pegadaian Liga 2 2024/2025 dan EPA Liga 1 2024/2025. Sebanyak 15 keputusan diambil, dengan berbagai sanksi mulai dari teguran keras hingga denda uang.

Pegadaian Liga 2 2024/2025


1. Nusantara United FC mendapat teguran keras karena protes berlebihan terhadap perangkat pertandingan saat melawan Persiku Kudus (9/11).
2. Persiku Kudus didenda Rp10 juta akibat pelemparan oleh penonton di Tribun Utara pada laga yang sama.
3. Sriwijaya FC dikenai denda Rp10 juta setelah penonton di Tribun Barat melempar gelas ke arah bench tim pada laga melawan Dejan FC (10/11).
4. Dejan FC didenda Rp25 juta karena enam pemainnya menerima kartu kuning di pertandingan tersebut.
5. Gresik United FC juga didenda Rp25 juta setelah lima pemainnya mendapatkan kartu kuning dalam laga melawan Persela Lamongan (10/11).

EPA Liga 1 2024/2025


6. Borneo FC Samarinda U16 hanya mendapat teguran keras atas protes berlebihan dalam laga melawan PSS Sleman U16 (9/11).
7. Afgan Mido Hosan Risahondua (Malut United FC U16) dilarang bermain tiga pertandingan dan didenda Rp5 juta setelah memukul pemain lawan tiga kali.
8. Andika Fidi Ramadhan (Semen Padang U16) dijatuhi larangan bermain dua pertandingan dan denda Rp5 juta akibat tekel keras.
9. Marcellino Steven Sulistyawan (PSIS Semarang U16) dihukum larangan satu pertandingan dan denda Rp5 juta karena menghalangi gol lawan.

Sejumlah pelanggaran lain juga melibatkan pemain dan ofisial. Stefanus Sirey (ofisial Dewa United FC U18) mendapat skors empat pertandingan dan denda Rp5 juta karena gestur menantang perangkat pertandingan. Pemain seperti Giota Milano Pratama (Arema FC U18), Zulkifli Lukmansyah (Persib Bandung U20), dan lainnya mendapat hukuman larangan bermain serta denda akibat tindakan tidak sportif, seperti kartu merah langsung.

Terakhir, Persija Jakarta U20 didenda Rp5 juta karena penyalaan flare oleh penonton. Keputusan Komdis PSSI ini diharapkan memberi efek jera dan menjaga sportifitas dalam sepak bola nasional.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *