Pemprov Jateng
Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen dalam Peringatan Bulan K3 2026 Tingkat Provinsi Jawa Tengah di Hotel Novotel Semarang, Senin (12/1).(Dok. Humas Pemprov)

Kecelakaan Kerja di Jateng Meningkat, Wagub Minta Budaya K3 Digenjot

SEMARANG[BahteraJateng] – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meminta perusahaan di wilayahnya untuk menggenjot pembudayaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), menyusul meningkatnya angka kecelakaan kerja dalam beberapa tahun terakhir.

Data BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Tengah dan DIY menunjukkan tren kenaikan kecelakaan kerja dari 15.408 kasus pada 2022, menjadi 18.225 kasus pada 2023, 21.828 kasus pada 2024, dan melonjak menjadi 32.870 kasus pada 2025.


“Kepada dunia usaha, akademisi, dan pekerja, jadikanlah pembudayaan K3 melalui penguatan regulasi, pengawasan, serta pembangunan ekosistem K3 yang modern dan adaptif,” kata Taj Yasin saat Peringatan Bulan K3 2026 Tingkat Provinsi Jawa Tengah di Hotel Novotel Semarang pada Senin (12/1).

Menurutnya, pembudayaan K3 harus menjadi nilai dan perilaku, bukan sekadar kepatuhan aturan. Hal itu tercermin dari penggunaan alat pelindung diri, keberanian menghentikan pekerjaan berbahaya, serta tanggung jawab bersama atas keselamatan kerja.


Gus Yasin menambahkan, banyak kecelakaan justru terjadi di luar lokasi kerja, terutama saat perjalanan dan akibat faktor kesehatan. Karena itu, keselamatan perjalanan menuju tempat kerja juga perlu mendapat perhatian serius.

“Bekerja selamat bukan hanya di tempat kerja, tetapi juga saat menuju tempat kerja,” ujarnya.

Ia menegaskan, K3 merupakan hak dasar pekerja sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan, sekaligus fondasi utama produktivitas.

Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Jateng memberikan apresiasi kepada 83 perusahaan penerima Penghargaan Kecelakaan Kerja Nihil 2025, 40 perusahaan penerima Penghargaan P2-HIV AIDS, serta PT Kawasan Industri Kendal sebagai Kawasan Industri dengan penerapan NORMA100 terbaik.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *