Perhutani Kebonharjo Panen Jagung Tanam Pertama 2026
REMBANG[BahteraJateng] – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo melaksanakan panen jagung musim tanam pertama tahun 2026 yang dipusatkan di petak 100 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tuder Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tuder pada Selasa (10/2).
Hadir pada kegiatan tersebut Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Sale, Pengurus Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Dharma Wana Raharja Desa Wonokerto, LMDH Jati Santosa Desa Tengger, LMDH Giri Wana Sakti Desa Tahunan, LMDH Sumber Lestari Desa Gading, dan pesanggem wilayah BKPH Tuder.

Administratur/KKPH Kebonharjo yang diwakili Kepala BKPH Tuder, Sutikno, menegaskan komitmen Perhutani dalam ikut serta mensukseskan program nawa cita pemerintah khususnya komoditas jagung yang menjadi salah satu pilar utama ketahanan pangan.
Menurut Sutikno, selain menjaga ketersediaan pangan, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan pesanggem dan memperkuat perekonomian masyarakat pedesaan khususnya masyarakat sekitar hutan.

“Perum Perhutani KPH Kebonharjo khususnya BKPH Tuder mempunyai luas tanaman jagung 56,25 hektar, dengan adanya panen raya jagung serentak Kuartal I 2026 diharapkan terus meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri serta meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar hutan,” harap Sutikno.
Lebih lanjut Sutikno menegaskan bahwa dengan keberhasilan tanaman jagung kali ini harus diimbangi dengan tanaman pokok yang bagus pula sehingga kerjasama tanaman tumpangsari antara Perhutani dengan pesanggem saling menguntungkan.
Ditempat yang sama PPL Kecamatan Sale, Lilik Ambarwati menyampaikan bahwa panen raya jagung ini merupakan wujud implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam bidang ketahanan pangan.
“Panen raya jagung dilahan kawasan hutan adalah langkah positif untuk meningkatkan produksi pangan, khususnya jagung, di wilayah Kecamatan Sale. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak khususnya Perum Perhutani KPH Kebonharjo yang telah mendukung program penanaman ini,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh stakeholder untuk terus membudidayakan tanaman jagung secara optimal serta memanfaatkan lahan kawasan hutan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Perwakilan LMDH, Mujiono mengapresiasi Perhutani KPH Kebonharjo atas kerjasamanya selama ini dengan menyediakan lahan pertanian dalam kawasan hutan untuk anggota LMDH.
“Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan kami akan terus mendampingi anggota serta akan melaksanakan hak dan kewajiban sesuai kerjasama yang sudah disepakati,” pungkas Mujiono.(sun)

