LSP UIN Walisongo Perkuat Jejaring Sertifikasi Lewat Kunjungan ke UI
JAKARTA[BahteraJateng] – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UIN Walisongo Semarang memperkuat jejaring dan kolaborasi antarperguruan tinggi melalui kunjungan ke LSP Universitas Indonesia (UI) di Gedung Vokasi UI pada Selasa (28/4).
Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam mengembangkan sistem sertifikasi profesi yang adaptif, profesional, dan sesuai kebutuhan industri.

Rombongan LSP UIN Walisongo disambut langsung oleh jajaran LSP UI yang memaparkan pengalaman pengelolaan sertifikasi di lingkungan kampus tersebut.
Manajer Sertifikasi LSP UI, Hardika Satria, menjelaskan bahwa secara struktural LSP UI berada di bawah rektorat, namun secara historis berawal dari kebutuhan program vokasi, khususnya lulusan D3.

“Seiring perkembangan, kebutuhan sertifikasi kini mencakup seluruh program studi,” ujarnya.
Saat ini, LSP UI mengelola 22 skema sertifikasi yang dikelompokkan dalam beberapa bidang, dengan rata-rata 90–100 mahasiswa mengikuti sertifikasi setiap tahun di tiap program studi. Seluruh dosen juga didorong menjadi asesor kompetensi dan terlibat dalam penyusunan skema berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
“Semua dosen kami dorong menjadi asesor, karena mereka yang paling memahami kompetensi mahasiswa. Skema sertifikasi juga disusun langsung oleh dosen melalui proses mapping dari SKKNI ke mata kuliah,” jelasnya.
Direktur LSP UIN Walisongo, Wahab, menyebut kunjungan ini sebagai momentum penting untuk mengadopsi praktik baik, mulai dari pengembangan skema, penguatan asesor, hingga penyediaan Tempat Uji Kompetensi (TUK).
“Perkembangan LSP UI menjadi inspirasi bagi LSP UIN Walisongo untuk terus berbenah dan menghadirkan layanan sertifikasi yang profesional dan relevan dengan kebutuhan zaman,” ujarnya.
Melalui penguatan kolaborasi ini, LSP UIN Walisongo diharapkan mampu menghadirkan layanan sertifikasi yang relevan serta mendorong lulusan yang kompeten, tersertifikasi, dan siap bersaing di dunia kerja.

