Wakil Gubernur Taj Yasin menghadiri Seminar Nasional dan Musyawarah Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Tengah di Kota Semarang, Sabtu (9/5). [Foto: Dok Humas]
|

Koperasi Merah Putih Tambakrejo Berbasis Ekonomi Syariah, Taj Yasin Minta Terus Dikembangkan

SEMARANG[BahteraJateng] – Koperasi Kelurahan Merah Putih (KMP) di Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari Kota Semarang akan dikembangkan dengan basis ekonomi syariah.

Pengembangan itu dilakukan oleh pengelolanya dengan dukungan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Tengah.


Atas inisiasi itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen menyampaikan apresiasi baik kepada pengelola koperasi maupun MES Jateng. Ia berharap, konsep tersebut bisa dikembangkan di koperasi-koperasi yang lain.

“Saya berharap ini bukan hanya satu, nantinya bisa tumbuh koperasi Merah Putih yang berbasis syariah lain yang muncul,” kata Taj Yasin saat Seminar Nasional dan Musyawarah Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Tengah di MG Setos Kota Semarang pada Sabtu, 9 Mei 2026

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini menyatakan, kolaborasi pengelola KMP Kelurahan Tambakrejo dengan MES Jawa Tengah itu bisa menjadi pilot project (proyek percontohan).
Mengingat, ada 8.000 lebih Koperasi Desa/Keluarahan Merah Putih di provinsi ini.

Gus Yasin mendorong rintisan itu dilaksanakan pada tahun 2026. Sehingga dapat mewujudkan tema pembangunan Jawa Tengah di tahun 2027 yang fokus pada wisata dan ekonomi syariah.

Ketua Umum MES Jateng Nyata Nugraha mengatakan, kolaborasi dengan KMP Tambakrejo Kota Semarang merupakan terobosan pertama di Jawa Tengah. Dia berharap hal itu bisa menjadi pilot project untuk 12 kepengurusan MES yang ada di kabupaten/kota di Jateng.

Nyata mengatakan, MES Jateng berkomitmen untuk mendukung pembangunan di Jawa Tengah. Terlebih, tema pembangunan di Jateng pada tahun 2027, pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sebagai tulang punggung kemajuan perekonomian daerah.

Sekretaris Jenderal MES Pusat Ari Permana mengatakan, MES akan berada paling depan di Jawa Tengah untuk mendukung program pembangunan Jawa Tengah di tahun 2027. “Kami di Jakarta sudah siap 100 persen untuk bisa memback up,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, Gus Yasin juga mengunjungi pameran produk UMKM yang digelar di sekitar kegiatan berlangsung. Produk tersebut antara lain: tenun troso, fashion, dan kuliner binaan dari MES Jateng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *