Asosiasi KP-SPAMS Tirta Atlas Semarang Tempati Kantor Baru
SEMARANG[BahteraJateng] – Asosiasi Kelompok Pengelola Air Minum dan Sanitasi (KP-SPAMS) Tirta Atlas Kota Semarang, mulai hari Minggu (21/6/2026) menempati kantor sekretariat baru yang berlokasj di Jl. Rinjani 141 Bendungan Gajahmungkur Kota Semarang.
Wakil ketua Asosiasi KP-SPAMS Tirta Atlas Kota Semarang, Riyanto, mengatakan sebelum menempati kantor sekretariat di Jl Rinjani, asosiasi ini berkantor di Gedung Juang lantai 7 Jl. Pemuda Semarang.
“Dengan menempati kantor sekretariat baru ini diharapkan aktifitas asosiasi lebih dinamis, dan dalam memberikan layanan kepada anggota kualitas layanannya semakin bagus,” kata Riyanto di sekretariat baru Asosiasi KP – SPAMS Tirta Atlas Kota Semarang pada Minggu (21/6).
Penempatan kantor baru ini ditandai dengan tumpengan dan doa bersama, memohon kepada Tuhan yabg maha kuasa agar organisasi ini semakin berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat, terutama para pelanggan air minum yg berasal dari Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas ) di Kota Semarang.
Program Pamsimas, lanjutnya , saat ini tersebar di 99 kelurahan di Kota Semarang.
Hadir dalam acara ini, Pembina, Wiweko yang sekaligus memimpin rapat koordinasi antara pengurus Asosiasi kota bersama 6 Koordinator Wilayah (Korwil) yang ada di 16 kecamatan.
Dalam rakor ini disepakati pada bulan Juli dan Agustus tahun ini akan direalisasikan dua program kerja yang selama ini sudah disiapkan sekaligus , menindaklanjuti hasil monev (monitoring dan evaluasi) yang telah dilakukan sejak Januari 2026.
Dia menambahkan, dua program itu berupa Penguatan Kelembagaan dan Pelatihan Teknik yang akan dilakukan di masing-masing Korwil yang ada. Pada rakor ini disampaikan informasi bahwa Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang saat ini membuka kesempatan bagi KP-SPAMS Kelurahan bisa mengajukan proposal permohonan peningkatan sarana layanan air kepada masyarakat.
Permohonan yang bisa diajukan, ujarnya, diantaranya, pembaruan pipa jaringan, peremajaan pompa, dan lainnya di luar pengeboran sumur.
Sureni, salah satu anggota pengurus Asosiasi KP-SPAMS Kota Semarang mengatakan dari 99 KP-SPAMS saat ini sudah beberapa kelurahan yang sumur bornya berijin dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)Bandung.
“Sementara yang lain masih sedang dalam proses. Diharapkan semua sumur dari Program Pamsimas di Kota Semarang yang dimulai tahun 2008 sudah berijin,” tuturnya.

