Atlet Indonesia Paralimpiade 2024 Bawa Makanan Khas Nusantara , Senjata Khusus Kejar Prestasi
SEMARANG[BahteraJateng] – Para atlet Indonesia Paralimpiade 2024 yang akan berlaga di Paris membawa senjata khusus untuk meraih prestasi terbaik, yakni makanan khas Nusantara seperti kremes, keripik, hingga abon. Fredy Setiawan, Dheva Anrimusthi, dan Maulana Rifky Yafianda termasuk di antara mereka yang membekali diri dengan kuliner Tanah Air untuk membantu adaptasi selama di Prancis.
Perbedaan cuaca dan waktu antara Indonesia dan Prancis menjadi tantangan tersendiri bagi para atlet Indonesia Paralimpiade 2024. Untuk mengatasinya, kontingen Indonesia memutuskan berangkat lebih awal, mulai 20 Agustus 2024, dalam tiga gelombang. Rombongan ini dijadwalkan tiba di Paris pada 21 Agustus waktu setempat. Keputusan ini diambil untuk memberi waktu adaptasi yang cukup sebelum Paralimpiade dimulai.

Fredy Setiawan, atlet para bulu tangkis yang akan berlaga di nomor tunggal putra SL 4 dan ganda campuran SL 3 – SU 5, membawa bekal makanan favoritnya. “Saya bawa gudeg dan kremes,” ungkapnya, menambahkan bahwa makanan ini akan memberikan energi dan kenyamanan selama kompetisi.
Dheva Anrimusthi, yang juga merupakan atlet para bulu tangkis di nomor tunggal putra SU 5, membawa keripik sebagai camilan yang akan menemani santap nasinya di Paris. Sementara itu, Maulana Rifky Yafianda dari cabang para renang tidak ketinggalan membawa abon untuk menambah cita rasa pada makanan yang akan disantapnya di Prancis. Kehadiran keluarganya di Bandara Adi Soemarmo sebelum keberangkatan juga menambah semangatnya untuk berlaga.

Kontingen Indonesia yang berjumlah 35 atlet akan berkompetisi dalam delapan cabang olahraga. Mereka bergabung dengan sembilan atlet boccia dan panahan yang sudah tiba lebih dahulu pada 5 Agustus 2024. Target yang dipasang Indonesia adalah meraih satu medali emas, dua medali perak, dan tiga medali perunggu. Namun, Wakil Sekjen NPC Indonesia, Rima Ferdianto, berharap kejutan bisa datang dari cabang olahraga yang tidak ditargetkan medali, seperti panahan. Ken Swagumilang, misalnya, memiliki potensi besar untuk membuat kejutan di nomor Open Mens Compound dan Mixed Team Compound.
Pembukaan Paralimpiade 2024 akan berlangsung pada 28 Agustus di Place de la Concorde, Paris. Dengan persiapan matang dan bekal semangat dari Tanah Air, para atlet Indonesia optimis mampu meraih hasil terbaik di ajang prestisius ini.(sun)

