Bambang Pacul Cs Dukung Forum Senayan Gagasan Gubernur Ahmad Luthfi
SEMARANG[BahteraJateng] – Gagasan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi membentuk Forum Senayan Peduli Jawa Tengah mendapatkan sambutan positif dari para legislator DPR, MPR, dan DPD RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jateng.
Forum yang pertama kali digelar ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan para wakil rakyat di Senayan untuk memperjuangkan pembangunan Jateng melalui dukungan anggaran APBN.

Acara yang berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja pada Rabu (9/4), dihadiri seluruh anggota legislatif asal Jateng dari 10 dapil. Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul, memberikan apresiasi terhadap inisiatif tersebut.
“Ini kasih jempol. Pak Gubernur sudah memaparkan mimpi-mimpi Jawa Tengah ke depan. Kami siap mendukung, tapi memang perlu diskusi lanjutan yang lebih spesifik,” ujar Bambang Pacul.

Menurutnya, forum lanjutan yang lebih kecil dan spesifik berdasarkan komisi di DPR RI perlu dibentuk agar pembahasan program bisa lebih terarah. Ia juga menyatakan kesiapannya membantu menjembatani pertemuan antara Gubernur dengan para menteri terkait.
Dukungan juga datang dari berbagai fraksi lainnya. Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Novita Wijayanti, menyebut Forum Senayan sebagai ide bagus untuk memaksimalkan potensi pembangunan di Jateng.
“Provinsi bisa sampaikan prioritasnya ke kami, lalu kami bawa dalam rapat bersama kementerian,” kata Novita.
Anggota Fraksi PKS, Abdul Fikri Faqih dan Muh Haris, juga mengapresiasi forum ini dan mendorong pembahasan lebih detail di tingkat komisi.
Hal senada disampaikan oleh Fadholi dan Yanuar, yang menekankan perlunya forum per komisi karena tiap komisi di DPR RI memiliki kewenangan dan mitra kementerian masing-masing.
Gubernur Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa pembangunan Jateng ke depan menargetkan penyelesaian infrastruktur jalan, pendidikan, serta ketahanan pangan.
Ia berharap Forum Senayan ini dapat menjadi wadah untuk memperjuangkan program prioritas daerah di tingkat pusat, mengingat keterbatasan anggaran daerah.
“Sudah sepakat, ke depan ditindaklanjuti dengan forum-forum informal per komisi. Harapannya gandulkan (program) dengan kementerian terkait,” tutur Ahmad Luthfi.

