BluValas BCA Catatkan Pertumbuhan
JAKARTA [BAHTERA JATENG]- BCA Digital membukukan pertumbuhan dari layanan valas melalui bluValas.
Head of Digital Business BCA Digital, Edwin Tirta mengatakan, layanan calas menjawab kebutuhan finansial nasabah terutama dalam mengelola keuangan dengan baik dan bijak.

“Kami berupaya memahami kebutuhan nasabah dengan menghadirkan solusi yang relevan, praktis, dan aman, termasuk pada layanan valas,” ungkap Edwin Tirta, Jumat (18/10).
Menurut dia, pencapaian gemilang bluValas tidak lepas dari kemudahan dan kenyamanan ditawarkan kepada pengguna. Aktivasi bluValas sangat sederhana—cukup dengan satu klik, rekening bluValas langsung aktif dan terintegrasi dengan bluAccount.

“Integrasi ini memastikan pengguna dapat bertransaksi dengan nyaman melalui satu aplikasi, yaitu blu, tanpa perlu repot dengan proses rumit,” terang dia.
Tidak hanya itu, kata dia, bluValas juga memberikan akses bagi nasabah untuk menabung, menjual, dan membeli valuta asing dengan rate kompetitif.
Dalam satu akun bluValas, pengguna dapat menyimpan hingga delapan mata uang asing. Diantaranya USD, SGD, JPY, GBP, EUR, AUD, HKD, dan CNH.
“Nilai tukar kompetitif ini memungkinkan pengguna bluValas untuk memaksimalkan keuntungan dari transaksi mereka,” kata Edwin Tirta.
Setelah mengaktifkan akun bluValas, pengguna dapat menikmati berbagai fitur dirancang untuk memudahkan transaksi valuta asing. Mereka dapat mengatur mata uang utama diperdagangkan, melihat riwayat transaksi dan memantau perkembangan portofolio bluValas.
Selain itu, tersedia juga fitur untuk mengecek bunga dan pajak bunga (jika saldo memenuhi), mengakses laporan keuangan, dan melihat kurs transaksi melalui fitur insight. Semua fitur ini membuat pengelolaan investasi valas menjadi lebih mudah dan transparan.
Dia melanjutkan, agar tetap memberikan pelayanan relevan dan prima, BCA Digital juga memanfaatkan teknologi terkini seperti keamanan siber dan Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan kualitas layanan.
“Kami akan terus berinovasi dengan menghadirkan layanan yang relevan untuk nasabah. Kami percaya upaya ini akan mendukung perkembangan layanan finansial digital di Indonesia,” tutup Edwin.

