Debat Ketiga Pilwakot Semarang, Agustin-Iswar: Semarang Maju, Inklusif, dan Sejahtera
SEMARANG[BahteraJateng] – KPU Kota Semarang menggelar rangkaian tahapan Pilkada Kota Semarang, yaitu debat ketiga Pilwakot Semarang, dengan tema “Pendidikan, Kesehatan, Sosial dan Budaya Kota Semarang”, bertempat di Patra Hotel Semarang dan Convention, pada Jumat malam, 15 November 2024.
Pada debat ketiga Pilwakot Semarang itu, pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang nomor urut 01, Agustina Wilujeng Pramestuti dan Iswar Aminuddin, menyampaikan visi misinya dan program yang memiliki fokus pada berbagai aspek pembangunan Kota Semarang, mencakup pendidikan, kesehatan, sosial, keamanan, dan ekonomi.

Berikut adalah poin-poin utama dari visi dan misi Agustin-Iswar:
1. Pendidikan
-Memastikan pendidikan berkualitas, mudah diakses, dan bebas bullying.
-Penguatan pendidikan karakter dengan pengembangan talenta berbasis budaya.
-Peningkatan kesejahteraan guru, termasuk insentif bagi guru swasta, TK, dan PAUD.
-Penambahan formasi guru P3K.
-Peningkatan anggaran untuk PPG (Pendidikan Profesi Guru) dan sertifikasi guru negeri dan swasta.
-Penyediaan tiket BRT gratis bagi siswa dan mahasiswa.
-Penggiatan perpustakaan sekolah dengan pustakawan serta merangkul komunitas literasi.

2. Kesehatan
-Penambahan 14 Puskesmas di wilayah yang belum memiliki fasilitas, seperti Tanjung Mas.
-Peningkatan layanan Posyandu dan Posyandu Lansia.
-Kesejahteraan tenaga kesehatan dan perhatian pada kesehatan mental generasi muda.
-Penurunan angka stunting dan pengurangan angka kekerasan pada perempuan.
-Perluasan program BPJS untuk menjamin kesehatan masyarakat.
3. Sosial
-Penambahan insentif bagi marbot, penjaga rumah ibadah, guru Madin, dan sekolah agama lainnya.
-Meningkatkan keseimbangan antara kehidupan kerja dan keluarga.
-Meningkatkan kesetaraan gender dalam hal upah dan posisi kerja.
4. Keamanan dan Infrastruktur
-Penyediaan rumah bersubsidi yang terjangkau.
-Perluasan dan perbaikan layanan CCTV di seluruh wilayah.
-Peningkatan fasilitas publik untuk mendukung keamanan dan kenyamanan warga.
5. Pariwisata dan Budaya
-Pengembangan ekosistem pariwisata, termasuk promosi terintegrasi destinasi religi, cagar budaya, dan kekayaan alam.
-Peningkatan kesempatan tampil bagi seniman dan budayawan lokal dalam event nasional dan internasional.
-Mendorong Bandara Ahmad Yani kembali menjadi bandara internasional.
6. Ekonomi dan Pemberdayaan RT
Alokasi dana sebesar Rp25 juta untuk setiap RT guna meringankan beban pengeluaran warga dan mendukung pembangunan lokal.
Dengan program-program ini, Agustin-Iswar berupaya untuk menciptakan Kota Semarang yang lebih inklusif, modern, dan sejahtera, dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat dari berbagai aspek. Proyeksi pertumbuhan penduduk menjadi tantangan utama yang dihadapi, dan program-program ini berusaha untuk menjawab kebutuhan tersebut secara komprehensif.(sun)

