Gelar Sarasehan, Farah Elfirajun Mendengar Pendapat Masyarakat Pengkol
JEPARA[BahteraJateng] – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara, Dra Farah Elfirajun, yang menjabat pada periode 2024-2029, mengambil inisiatif untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui kegiatan reses. Dalam forum ini, ia memilih format sarasehan sebagai metode diskusi yang lebih santai, sehingga warga dapat merasa nyaman untuk berbicara.
Dengan latar belakang yang beragam, Farah Elfirajun berusaha menciptakan suasana yang mendukung, antara serius dan akrab dengan masyarakat Kelurahan Pengkol, Kec. Jepara, Kabupaten Jepara, pada hari Senin (18/11/2024).
Keberhasilan Farah Elfirajun dalam mendorong masyarakat untuk menyampaikan ide, harapan, dan kritik sangat terlihat. Ia tidak hanya mengundang warga biasa, tetapi juga melibatkan tokoh masyarakat, pemuka agama, akademisi, dan pengusaha.
Diskusi yang berlangsung dalam suasana hangat ini mendorong partisipasi aktif, di mana masyarakat merasa aman untuk berbagi pikiran dan perasaan mereka. Ini mencerminkan komitmen Farah untuk membangun hubungan yang erat antara pemerintah dan publik.
Setiap usulan yang muncul menjadi bagian penting dalam dialog ini, menciptakan saluran bagi suara masyarakat agar didengar oleh pengambil keputusan. Di antara berbagai isu yang diangkat, tiga topik besar mencuat: perbaikan infrastruktur saluran air, perbaikan jalan yang rusak, dan peningkatan status jalan yang selama ini dianggap tidak memadai.
“Diskusi ini memberikan kesempatan bagi kami untuk menemukan masalah lain yang mungkin terabaikan, seperti kebutuhan akan ruang publik yang lebih baik dan program pemberdayaan ekonomi lokal,” ujar anggota Komisi B DPRD Jepara tersebut.
Dengan pendekatan ini, Farah tidak hanya berfungsi sebagai legislator, tetapi juga sebagai penghubung antara aspirasi masyarakat dan kebijakan yang dapat diimplementasikan.
“Saya berkomitmen untuk terus melaksanakan sarasehan serupa di masa depan, agar suara rakyat semakin menjadi landasan dalam perumusan kebijakan yang lebih efektif,” pungkas Farah.(AA)

