Gempa Magnitudo 5.0 Guncang Wilayah Cilacap

CILACAP [BahteraJateng]- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa dengan kekuatan magnitudo 5.0 berlokasi di laut pada jarak 75 km tenggara Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada kedalaman 64 km.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 4,9.

“Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,39° LS; 109,19° BT. Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia menunjam di bawah Lempeng Eurasia,” ungkap Daryono, Jumat (4/4).

Dia menyebutkan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempabumi memiliki mekanisme pergerakan sesar turun dengan kombinasi mendatar (oblique normal fault). Dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Cilacap, Kebumen, Bantul III MMI dan Pacitan II-III MMI.

“Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu,” ungkap dia.

Hingga saat ini, kata dia, belum ada laporan dampak kerusakan ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempabumi tektonik menunjukkan gempabumi ini tidak berpotensi tsunami. Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan.

“Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya. Agar menghindari bangunan retak atau rusak diakibatkan oleh gempa,” kata dia.

Selain itu, masyarakat juga diminta memeriksa dan memastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *