LPBINU Kota Semarang
Ketua LPBINU Kota Semarang, dr. Muhammad Hayyi Wildani beserta jajarannya berfoto bersama Sri Rejeki saat pemberian bantuan secara simbolis, Sabtu (8/11) di Manyaran, Semarang Barat.(Foto Ist)
|

Gerakan NU Peduli Bantu Kader Fatayat yang Tertimpa Musibah

SEMARANG[BahteraJateng] — Senyum bahagia terpancar dari wajah Sri Rejeki (40) saat tim relawan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kota Semarang menyambangi kediamannya di Jl. Gedongsongo, RT 08 RW 01, Kelurahan Manyaran, Kecamatan Semarang Barat pada Sabtu (8/11).

LPBINU bersama Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) menyerahkan bantuan berupa sejumlah uang tunai dan dua sak beras untuk meringankan beban Sri Rejeki, kader Fatayat NU, yang rumahnya rusak akibat atap roboh beberapa waktu lalu.


Ketua LPBINU Kota Semarang, dr. Muhammad Hayyi Wildani, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian NU terhadap sesama dan pengamalan nilai-nilai ukhuwah insaniyah di tengah masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa warga yang tertimpa musibah tidak merasa sendiri. NU selalu hadir untuk membantu dan meneguhkan semangat gotong royong,” ujar dr. Hayyi.


Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Kami mohon maaf belum bisa berbuat banyak, tapi semoga bantuan kecil ini membawa manfaat dan keteguhan hati,” imbuhnya.

Selain bantuan materi, LPBINU juga melakukan pendampingan sosial agar warga terdampak dapat segera bangkit dari musibah.

Sri Rejeki mengaku bersyukur atas perhatian NU Peduli. Atap rumahnya roboh karena sudah lapuk dan belum mampu diperbaiki. Beruntung, tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

“Alhamdulillah, sebagai kader Fatayat NU saya merasa senang dan bangga ada gerakan NU Peduli. Terima kasih NU Peduli, semoga semakin jaya dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *