Gerakan Pasar Murah Serentak, Polres Semarang Salurkan 22 Ton Beras SPHP
SEMARANG[BahteraJateng] – Polres Semarang menggelar Gerakan Pasar Murah sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat selama bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri 1447 H. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Semarang pada Jumat (13/3).
Program ini merupakan bagian dari kegiatan serentak yang dilaksanakan jajaran kepolisian di seluruh Indonesia dengan pusat kegiatan berada di Perum Bulog Jakarta. Pelaksanaan di daerah terhubung secara virtual melalui jaringan Zoom.

Di Kabupaten Semarang, kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Semarang Ratna Quratul Ainy, Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Wakil Bupati Semarang, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.
Dalam kegiatan tersebut, Polres Semarang bersama jajaran polsek menyalurkan total 22 ton beras program SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) kepada masyarakat.

Distribusi tidak hanya dilakukan di lokasi utama kegiatan, tetapi juga dilaksanakan di tingkat kecamatan melalui pasar murah yang digelar oleh polsek jajaran di wilayah masing-masing.
Selain beras SPHP, masyarakat juga dapat membeli berbagai kebutuhan pokok lainnya dengan harga lebih terjangkau, di antaranya minyak goreng, gula pasir, telur, paket sayuran, serta sejumlah bahan pangan lainnya.
Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dengan menggandeng pemerintah daerah dan instansi terkait untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah.
“Kegiatan pasar murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah Kabupaten Semarang,” ujarnya.
Salah satu warga yang hadir, Sani (35), warga Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, harga bahan pokok yang dijual lebih murah dibandingkan di warung maupun pasar.
“Alhamdulillah sangat membantu, karena harga di sini lebih murah dibandingkan yang ada di warung atau pasar. Semoga kegiatan seperti ini bisa sering diadakan,” katanya.

