Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, meninjau layanan fast track untuk pasien rawat jalan di RSUD Dr Moewardi Solo, Selasa (17/6).(Dok Humas)
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, meninjau layanan fast track untuk pasien rawat jalan di RSUD Dr Moewardi Solo, Selasa (17/6).(Dok Humas)

Gubernur Luthfi Tinjau Layanan Fast Track di RSUD Dr Moewardi Solo

SURAKARTA[BahteraJateng] – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meninjau layanan fast track untuk pasien rawat jalan di RSUD Dr Moewardi Solo, Selasa (17/6). Layanan ini diprioritaskan bagi kelompok berkebutuhan khusus seperti lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil berisiko tinggi, dan bayi.

Didampingi Direktur RSUD Dr Moewardi, Zulfachmi Wahab, Gubernur Luthfi meninjau langsung proses pelayanan fast track yang telah berjalan selama tiga bulan terakhir. Layanan ini merupakan implementasi dari program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah.


“Kita dahulukan, kita buatkan jalur khusus agar mereka dilayani secara cepat dan baik,” ujar Zulfachmi usai mendampingi kunjungan Gubernur.

Zulfachmi menjelaskan, setiap hari RSUD Dr Moewardi melayani sekitar 2.500 pasien rawat jalan, dengan sekitar 250 pasien di antaranya memanfaatkan layanan fast track.

Fasilitas ini dinilai memberikan kenyamanan serta mempercepat proses pelayanan bagi pasien berkebutuhan khusus, sesuai dengan tagline rumah sakit yakni memberikan layanan yang nyaman dan memuaskan.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, meninjau layanan fast track untuk pasien rawat jalan di RSUD Dr Moewardi Solo, Selasa (17/6).(Dok Humas)
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, meninjau layanan fast track untuk pasien rawat jalan di RSUD Dr Moewardi Solo, Selasa (17/6).(Dok Humas)

Selain itu, pihak RSUD juga tengah melakukan perbaikan menyeluruh, mulai dari peningkatan sarana prasarana hingga penataan lingkungan rumah sakit.

‘Sesuai pesan Gubernur, kami ingin menjadikan RSUD lebih nyaman dan homey. Kami menyebutnya beautifikasi rumah sakit,” kata Zulfachmi.

Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan apresiasi atas kualitas layanan RSUD Dr Moewardi. Ia menyebut rumah sakit milik Pemprov Jateng tersebut memiliki pelayanan, dokter spesialis, serta fasilitas yang mumpuni.

“Dari jam 6 pagi sudah ada 670 pasien yang dilayani. Bukan hanya dari Jawa Tengah, tapi juga dari Jawa Timur dan Jawa Barat,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemprov Jateng telah berkoordinasi dengan kementerian terkait guna mendukung pengembangan RSUD, termasuk perluasan fasilitas dan lahan parkir.

Gubernur berharap RSUD Dr Moewardi menjadi ikon pelayanan kesehatan di Jawa Tengah dan rujukan tingkat nasional.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *