Malam tirakatan 17an
Suasana malam tirakatan 17an di Balai RT 01 RW 04 Kelurahan Ngaliyan, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Sabtu malam (16/8).(Foto Ist)
|

HUT Ke-80 RI di RW 04 Ngaliyan: Cita-Cita Bangsa Belum Sepenuhnya Tercapai

SEMARANG[BahteraJateng] – Suasana halaman Balai RT 01 RW 04 Kelurahan Ngaliyan, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang pada Sabtu malam (16/8), tampak semarak.

Ratusan warga bersama tokoh masyarakat dan agama berkumpul dalam Malam Tirakatan Tujuh Belasan menyambut peringatan HUT ke-80 RI.

Acara berlangsung meriah namun tetap khidmat dengan rangkaian kegiatan doa bersama, pembacaan naskah proklamasi dan sambutan-sambutan.

Ketua RW 04 Ngaliyan, Gunoto Saparie, dalam sambutannya mengapresiasi penyelenggaraan tirakatan oleh warga RT 01 RW 04, sekaligus mengingatkan bahwa cita-cita kemerdekaan belum sepenuhnya tercapai.

“Walaupun kita sudah merdeka selama 80 tahun, masyarakat adil dan makmur yang dicita-citakan bangsa belum sepenuhnya terwujud. Karena itu warga RT 01 RW 04 harus tetap berjuang, melanjutkan perjuangan para pahlawan,” ujar Gunoto.

Ia menegaskan, tantangan kemerdekaan kini hadir di bidang ekonomi, politik, sosial, dan kebudayaan. “Kita masih berada dalam bayang-bayang penjajahan asing. Maka perjuangan kita belum selesai,” imbuhnya.

Gunoto juga mengingatkan mengenai program bantuan dana operasional sebesar Rp25 juta per RT dari Pemkot Semarang. Dana tersebut, katanya, harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dipertanggungjawabkan secara transparan.

Ketua RT 01 RW 04, Jarot Dian S., menyampaikan terima kasih atas partisipasi warga. Ia berkomitmen mengelola dana operasional secara terbuka.

“Setiap keputusan akan dimusyawarahkan bersama pengurus dan warga,” tegasnya.

Sebelumnya, Gunoto menghadiri tirakatan di RT 07 RW 04 Ngaliyan yang diwarnai api unggun, lantunan lagu perjuangan, dan pembacaan puisi.

Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan bahwa perjuangan kini tidak lagi melawan penjajahan fisik, melainkan struktur dan individu yang menguasai akses kehidupan bangsa.

Malam tirakatan di RT 01 RW 04 ditutup doa bersama untuk arwah para pahlawan yang dipimpin Riyanto, pembagian hadiah lomba, serta makan bersama warga. Suasana berlangsung penuh keakraban.

Gunoto menambahkan, tirakatan serentak digelar di enam RT wilayah RW 04 Ngaliyan, kecuali RT 02 yang akan menggelar pada Minggu malam (17/8).

“Acara ini bukan hanya mengenang jasa pejuang kemerdekaan, tetapi juga mempererat silaturahmi, meneguhkan semangat gotong royong, dan menyatukan tekad menjaga nilai-nilai kemerdekaan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *