KAI Edukasi Penumpang, Stop Kontak Kereta Hanya untuk Perangkat Berdaya Rendah
SEMARANG[BahteraJateng] – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mengedukasi penumpang agar menggunakan fasilitas stop kontak di dalam kereta api secara bijak dan sesuai aturan, menyusul berita viral di media sosial mengenai dugaan aktivitas memasak mi instan menggunakan kompor listrik saat perjalanan.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan bahwa stop kontak yang tersedia di setiap kursi hanya diperuntukkan bagi perangkat elektronik pribadi berdaya rendah, seperti handphone, tablet, laptop, dan earphone.

“Fasilitas ini disediakan untuk mendukung kebutuhan dasar pelanggan selama perjalanan, bukan untuk mengoperasikan peralatan berdaya tinggi. Penggunaan yang tidak sesuai dapat berisiko terhadap keselamatan dan kenyamanan bersama,” ujarnya pada Sabtu (25/4).
Ia menjelaskan, penggunaan perangkat elektronik berdaya besar seperti kompor listrik, rice cooker, hair dryer, hingga teko listrik tidak diperbolehkan karena berpotensi menimbulkan beban listrik berlebih yang dapat mengganggu sistem kelistrikan kereta.

Sebagai bagian dari edukasi kepada penumpang, KAI membagikan panduan penggunaan stop kontak, di antaranya hanya menggunakan perangkat berdaya rendah, tidak mengisi daya powerbank langsung dari stop kontak kereta, serta memastikan perangkat tidak mengalami panas berlebih saat digunakan.
Selain itu, penumpang juga diimbau untuk menggunakan fasilitas secara bergantian dan tetap memperhatikan kenyamanan pengguna lain di sekitarnya.
“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keselamatan selama perjalanan dengan mematuhi aturan yang berlaku,” tambahnya.
KAI juga meminta penumpang segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan penggunaan fasilitas yang tidak sesuai atau berpotensi membahayakan.
“Laporan dapat disampaikan langsung kepada kondektur maupun melalui layanan Contact Center resmi KAI,” katanya.
Melalui edukasi ini, KAI berharap seluruh pelanggan dapat lebih bijak dalam memanfaatkan fasilitas yang tersedia sehingga perjalanan tetap aman, nyaman, dan tertib bagi semua.

