KH Ahmad Hadlor Ihsan Wafat
Prosesi pemakaman almarhum KH Ahmad Hadlor Ihsan.(Dok. PCNU Kota Semarang)

KH Ahmad Hadlor Ihsan Wafat, Iswar Aminuddin: Semarang Kehilangan Sosok Panutan

SEMARANG[BahteraJateng] — Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, menyebut wafatnya ulama kharismatik KH Ahmad Hadlor Ihsan sebagai kehilangan besar bagi masyarakat Kota Semarang. Ia menilai almarhum merupakan sosok panutan yang selama ini memberi teladan bagi warga.

“Beliau adalah panutan, teladan bagi kita semua. Ini artinya kita warga Kota Semarang kehilangan sosok teladan,” ujar Iswar pada Sabtu (14/2).


Menurutnya, Kiai Hadlor tidak hanya dikenal sebagai pengasuh Pesantren Al Ishlah Mangkang Kulon, tetapi juga tokoh yang berperan penting dalam membangun karakter masyarakat melalui penanaman akhlak dan nilai keagamaan.

Ketua Baznas RI, Noor Ahmad, turut memberikan kesaksian. Ia mengenang dedikasi almarhum saat pandemi Covid-19 yang aktif mengupayakan bantuan kesehatan bagi para kiai dan santri, serta memberikan perhatian pada pendidikan melalui program beasiswa.


Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, Muhtasit, juga menegaskan komitmen almarhum terhadap pendidikan dasar keagamaan, terutama kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil dan pembiasaan salat sejak usia dini di sekolah.

Kabar wafatnya Mustasyar PCNU Kota Semarang tersebut cepat menyebar melalui media sosial dan grup percakapan warga. Puluhan karangan bunga tampak berjejer di sekitar pesantren di kawasan Kecamatan Tugu.

Sejumlah tokoh agama, birokrat, dan politisi hadir bersama ribuan pelayat untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum yang dikenal luas sebagai ulama sederhana dan dekat dengan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *