Khotmil Qur’an RTQ se-Kudus Pecahkan Rekor MURI
KUDUS[BahteraJateng] – Acara Haflah Akbar Khotmil Qur’an RTQ se-Kudus mencatatkan Rekor MURI pada Minggu (23/2). Acara ini memecahkan rekor MURI dalam kategori pembelajaran huruf hijaiyyah menggunakan metode Yanbu’a dengan peserta terbanyak, yakni 3.200 santri.
Acara berlangsung di Masjid JHK (Jam’yyatul Hujjaj Kudus) sekaligus Kantor IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia) Kudus dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin).

Dalam sambutannya, Gus Yasin menyampaikan kebanggaannya atas semangat Kabupaten Kudus dalam menyatukan madrasah dan lembaga pendidikan Al-Qur’an di bawah metode Yanbu’a.
“Saya sangat senang melihat madrasah-madrasah yang biasanya mengadakan hataman secara terpisah kini berkumpul dalam satu acara besar. Ini tentu memberikan motivasi bagi anak-anak untuk terus belajar agama,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pencapaian ini bukan hanya kebanggaan bagi Kudus, tetapi juga memberikan semangat baru bagi para pengajar dalam mendidik santri agar lebih tartil dan fasih dalam membaca Al-Qur’an.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mendukung penghafal Al-Qur’an dengan memberikan tali asih bagi anak-anak yang berhasil menghafal 30 juz.
“Kami tetap akan memberikan hadiah tali asih bagi anak-anak yang berhasil menghafal 30 juz dengan baik,” tegasnya.
Hadiah tersebut akan diberikan setelah mereka mendapatkan ijazah atau diwisuda oleh lembaga terkait sebagai bentuk penghargaan atas usaha mereka.
Acara ini juga dihadiri Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton, Pengasuh Pesantren Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus KH. Ulin Nuha Arwani, dan KH. Ulil Albab Arwani.
Salah satu peserta, Sahila dari RTQ Al-Amanatul Akhyar, mengaku senang bisa ikut serta dalam kegiatan ini.
“Seneng sekali, saya belajar sampai empat tahun dan ingin jadi hafidzah,” katanya.
Sementara itu, Ustazah Ida Almunfaridza menyebut momen ini sebagai acara bersejarah bagi Lajnah Muroqobah Yanbu’a (LMY) di Kudus.
“Rasanya terkesan, bangga bisa ikut acara ini,” ucapnya.
Metode Yanbu’a sendiri dikenal sebagai cara yang mudah untuk pembelajaran Al-Qur’an bagi anak-anak.

