KJRI Upayakan Pembuatan Dokumen Pengganti Milik Jemaah Umrah Korban Kecelakaan
JAKARTA [BahteraJateng]- Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, masih mengupayakan pembuatan dokumen pengganti jemaah umrah korban kecelakaan di Jalan Madinah-Mekah diduga ikut terbakar dalam peristiwa tersebut.
Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah Yusron Ambari mengatakan, KJRI akan memantau dan membantu penanganan korban luka. Pihaknya juga berkoordinasi dengan otoritas terkait guna identifikasi jenazah meninggal karena luka bakar.
“KJRI juga akan memberikan penggantian dokumen perjaalanan jamemaah umrah yang kabarnya hangus terbakar. Selain itu, KJRI juga berkomunikasi dengan keluarga terkait proses pemakaman jenazah, serta berkoordinasi dengan Travel dan Muassasah lokal untuk memantau rombongan yang melanjutkan program umroh mereka,” ungkap Yusro Ambari dikutip dari kemenag.go.id, Jumat (21/3).
Dia memaparkan, peristiwa terjadi pada Kamis (20/3) pukul 13.30 waktu Arab Saudi atau 17.30 WIB. KJRI Jeddah telah menerima informasi tentang adanya kecelakaan bus di Wadi Qudeid (Madinah-Mecca Road) atau sekitar 150 km dari Kota Jeddah.
“KJRI Jeddah langsung menugaskan Satgas Pelindungan WNI ke lokasi kejadian,” kata Yusron Ambari dari Jeddah.
Petugas KJRI Jeddah, kata dia, sudah mengecek beberapa rumah sakit menjadi tempat rujukan korban. Sekitar 20 jemaah umrah dari WNI menjadi korban dalam kejadian tersebut. Dari jumlah itu, ada enam jemaah WNI meninggal dunia dan selebihnya luka-luka.
“Ada tiga korban luka yang saat ini masih dalam perawatan di RS Arab Saudi. Sementara 11 orang lainnya termasuk tour guide telah menuju hotel mereka di Mekkah untuk melanjutkan program,” paparnya.
Terkait kronologi terjadinya kecelakaan, Yusron menjelaskan berdasarkan info awal diterima KJRI, bus menabrak jeep lalu terguling dan terbakar. “Namun demikian, kronologis kecelakaan masih didalami oleh otoritas terkait di Arab Saudi,” sebutnya.
Enam korban meninggal dunia adalah Sumarsih Djarudin (44), Audrya Malika Adam (16), Eny Soedarwati (49), Dian Novita (38), Areline Nawallya Adam (22), Dawam Mahmud (48). Sedangkan, tiga korban luka dan dirawat adalah Fabian R Respati (14) dirawat di RS King abdul Aziz Mahjar karena mengalami luka bakar serius, Ahsantudhonni Ghozali (55) dirawat di RS Khulais mengalami retak tulang dan Muhammad alawi (22) dirawat di RS Obhur Jeddah mengalami retak tulang.
Selain WNI, ada tiga korban meninggal warga negara asing, yaitu: satu warga negara Pakistan (kenek bus) dan dua warga negara Bangladesh pengendara jeep juga terbakar.

