Kondisi Sirkuit Mijen Memprihatinkan, Warga Minta Pemkot Semarang Lakukan Perawatan
SEMARANG[BahteraJateng] – Kondisi Sirkuit Mijen, salah satu ikon olahraga di Kota Semarang, kini memprihatinkan setelah tujuh tahun beroperasi. Kawasan sirkuit yang dibangun dengan anggaran mencapai Rp135 miliar itu kini terlihat kumuh dan tak terawat.
Sirkuit Mijen yang berada di Jalan Raya Semarang-Boja, Kecamatan Mijen, selama ini tak hanya digunakan untuk event balap nasional, tetapi juga dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk aktivitas olahraga seperti jogging dan bersepeda, terutama pada pagi hari dan akhir pekan.
Namun, warga mengeluhkan banyaknya sampah berserakan, rumput ilalang yang tinggi, hingga kerusakan pada fasilitas seperti lampu penerangan dan tribun penonton.
“Saya hampir setiap hari jogging di sini. Sayang, sekarang banyak sampah dan rumput tinggi. Tribun juga rusak dan lampunya banyak yang pecah,” ujar Dian, warga Jatisari pada Senin (16/6).
Ia berharap Pemerintah Kota Semarang tak hanya membangun, tetapi juga merawat fasilitas tersebut secara rutin.
Keluhan serupa disampaikan Thomas, warga yang sering bersepeda pagi di sirkuit. Ia menyoroti kondisi aspal yang mulai terkelupas serta ban-ban bekas yang berserakan di sekitar lintasan. “Saya bawa saudara dari luar kota, jadi malu lihatnya,” ucapnya.
Sirkuit Mijen memiliki lintasan sepanjang 2,7 kilometer yang sebelumnya dirancang untuk menggelar balap motor berskala nasional. Kini, pengelolaannya berada di bawah UPTD Gelanggang Olahraga, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang.
Harga sewa untuk penggunaan sirkuit bervariasi, mulai dari Rp10.000 per event harian, Rp50.000 per jam untuk latihan perorangan, hingga Rp5.000.000 per hari untuk latihan tim. Namun, warga mempertanyakan apakah ada alokasi khusus dari APBD untuk perawatan rutin fasilitas tersebut.
“Jangan sampai rusak karena pengelolaan yang buruk, apalagi ini sudah jadi tempat favorit masyarakat,” tambah Dian.
Warga berharap Pemkot Semarang segera melakukan perbaikan dan perawatan agar Sirkuit Mijen bisa kembali menjadi kebanggaan kota dan menunjang kegiatan olahraga masyarakat.(sun)

