Konsep Green Architecture House Sudah Jadi Kebutuhan
JAKARTA [BahteraJateng]- Kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingungan dan bumi membuat trend gaya hidup berkelanjutan (sustainable living) semakin meningkat.
Head of Marketing Semen Merah Putih (PT Cemindo Gemilang Tbk), Nyiayu Chairunnikma mengatakan, konsep Green Architecture House bukan lagi hanya tuntutan atau sekedar ikut gaya kekinian, tetapi kebutuhan harus dijawab oleh industri properti.
“Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat khususnya generasi muda dalam menjalani gaya hidup berkelanjutan,” kata dia, Kamis (26/12).
Nyiayu menambahkan, konsep rumah dengan green architecture adalah sebuah konstruksi dirancang dan dibangun dengan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
Mulai dari desain memaksimalkan sirkulasi udara, penghematan energi lewat penggunaan solar panel, pemanfaatan ruang multifungsi, sampai penggunaan material bahan bangunan lebih ramah lingkungan.
“Akan tetapi keterjangkauan masih menjadi alasan utama menghalangi mereka menjalani gaya hidup berkelanjutan,” lanjut dia.
Sedangkan, kata dia, dari sisi pemerintah sangat mendukung konsep green architecture housing ini. Di sisi lain, Semen Merah Putih juga siap untuk mendukung pengembangan green architecture housing ini.
Salah satu upaya dihadirkan yaitu dengan mengembangkan inovasi produk semen Non-OPC rendah jejak emisi karbonnya, seperti Semen Hidraulis yaitu Semen Merah Putih FLEXIPLUS sudah bersertifikat Green Label dari GPCI.
“Beton Merah Putih, produk Ready-Mix kami sudah menggunakan teknologi Carbon Injection, CO₂ yang ditangkap, diinjeksikan ke dalam beton, untuk mengurangi jejak karbon dan tetap menjaga kualitas beton yang diproduksi,” pungkas Nyiayu.

