PAC Muslimat NU Tembalang Dorong Kader Kelola Sampah dan Hidup Sehat
SEMARANG[BahteraJateng] – Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kecamatan Tembalang, Dwi Supratiwi, mendorong para kader untuk aktif menjaga kesehatan lingkungan melalui pengelolaan sampah rumah tangga.
Menurutnya, kebiasaan memilah sampah tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat menghemat pengeluaran bahkan menghasilkan tambahan penghasilan.
Hal tersebut disampaikan Tiwi, sapaan akrabnya, usai pengajian dan pertemuan rutin Muslimat NU di rumah warga RT 02 RW 08 Kelurahan Sendang Mulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang pada Minggu (11/1).
“Kita sengaja menghadirkan Ketua PKK Kota Semarang untuk memberikan motivasi agar tiga program kita bisa berjalan sukses,” ujarnya.
Tiwi menjelaskan, kader Muslimat NU sebagai ibu rumah tangga memiliki peran strategis dalam menjaga kesehatan lingkungan, mulai dari membiasakan memilah sampah hingga membentuk kelompok dan mendirikan bank sampah.
“Mulai dari sosialisasi, kemudian kita kontrol praktiknya, dan kita evaluasi bersama. Ini harus dibiasakan,” katanya.
Selain itu, Muslimat NU Tembalang juga mendorong pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi berbasis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Program ini sejalan dengan pengelolaan sampah, karena limbah dapat diolah menjadi pupuk, media tanam, pot, maupun kerajinan bernilai jual.
Program ketiga adalah pembiasaan pola hidup sehat dengan berolahraga minimal sekali dalam sepekan, terutama bagi kelompok pralansia. Bentuk olahraga yang dianjurkan antara lain jalan sehat, senam, dan jogging.
Secara ringkas, tiga program tersebut dirangkum dalam Mustika Darling (Sadar Lingkungan), Mustika Mesem (Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem), dan Mustika Segar (Sehat dan Bugar) untuk masa khidmah 2025–2030.
Tiwi juga menyebut dirinya aktif membina Bank Sampah Fortuna di Kelurahan Meteseh dan Bank Sampah Mandiri Mulia di Kelurahan Bulusan yang dikelola kader Muslimat dan Fatayat NU.

