Polres Semarang
Sejumlah pemudik yang singgah di Rest Area KM 429 A Tol Semarang–Solo, Kabupaten Semarang, mengapresiasi pelayanan kepolisian, Kamis (19/3).(Dok. Humas Polres)

Pelayanan Polisi Tuai Apresiasi Pemudik yang Melintasi Jateng

SEMARANG[BahteraJateng] — Pelayanan kepolisian selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 mendapat apresiasi dari para pemudik yang melintas di wilayah Jawa Tengah.

Hal ini terungkap dari sejumlah pemudik yang singgah di Rest Area KM 429 A Tol Semarang–Solo, Kabupaten Semarang pada Kamis (19/3).


Para pemudik mengaku perjalanan mereka terasa lebih lancar dan nyaman setelah memasuki wilayah Jawa Tengah. Kondisi tersebut dinilai tidak lepas dari penerapan rekayasa lalu lintas oleh jajaran Polda Jawa Tengah bersama instansi terkait.

Maulana, pemudik asal Depok yang hendak menuju Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengatakan dirinya sempat mengalami kepadatan arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta–Cikampek. Kepadatan tersebut diduga akibat pertemuan arus kendaraan yang menuju Jawa Tengah.


“Memang sempat padat di Jakarta–Cikampek, kemungkinan karena pertemuan arus. Tapi setelah masuk Brebes sampai sini, perjalanan terasa lancar,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Eko, pemudik asal Bogor yang hendak menuju Malang, Jawa Timur. Ia mengaku terbantu dengan kebijakan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) yang diterapkan di wilayah Jawa Tengah.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya one way setelah masuk Jawa Tengah. Perjalanan jadi lebih teratur dan tidak terlalu padat,” katanya.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menyampaikan bahwa pihaknya bersama jajaran terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pemudik.

“Kami terus berupaya maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama Operasi Ketupat Candi 2026, baik melalui pengaturan arus lalu lintas, pelayanan di pos pengamanan maupun pos pelayanan. Sinergi dengan instansi terkait juga kami optimalkan guna memastikan perjalanan pemudik berlangsung aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya pada Jumat (27/3).

Ia menambahkan, pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 telah berakhir pada 25 Maret 2026 dan dilanjutkan dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk mengantisipasi arus balik yang masih berlangsung.

“Secara keseluruhan Operasi Ketupat Candi 2026 Polres Semarang berjalan lancar dan sukses. Namun, pengamanan masih berlanjut hingga 29 Maret 2026 melalui KRYD sebagai fase transisi dari operasi terpusat menuju situasi normal, dengan tujuan memastikan masyarakat tetap merasa aman, nyaman, dan terlindungi,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *