|

Penyaluran KUR di Jateng Capai Rp41,92 T

SEMARANG [BahteraJateng]- Realisasi penyaluran kredit Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Jawa Tengah hingga 31 Oktober 2024 mencapai Rp41,92 Triliun atau tumbuh 24,06 persen untuk 908.452 debitur.

Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah I, Bayu Setiawan mengatakan, penyaluran KUR didominasi sektor perdagangan besar dan eceran dengan nilai penyaluran Rp20,69 Triliun.

“Penyaluran KUR terbanyak di Kabupaten Pati sebesar Rp2,52 Triliun untuk 48.217 debitur dan terkecil di Kota Magelang Rp0,12 Triliun untuk 2.120 debitur,” kata dia, Rabu (4/12).

Sedangkan, ujar dia, realisasi penyaluran kredit Ultra Mikro (UMi) mencapai Rp1,07 Triliun (terkontraksi -4,89%, yoy) untuk 236.892 debitur didominasi sektor perdagangan besar dan eceran dengan nilai penyaluran mencapai Rp982,52 Miliar.

Penyaluran UMi terbanyak di Kabupaten Brebes sebesar Rp80,41 Miliar untuk 17.036

debitur. Adapun, penyaluran UMi terkecil di Kota Magelang sebesar Rp2,43 Miliar untuk 574 debitur.

Dia melanjutkan, berdasarkan skema penyaluran realisasi KUR didominasi pada skema mikro dengan jumlah penyaluran Rp30,33 Triliun untuk 756.097 debitur  mayoritas perempuan.

“Bank penyalur terbanyak ada pada Bank Rakyat Indonesia sebesar Rp30,02 Triliun untuk 724.294 debitur,” kata dia.

Menurut dia, realisasi UMi mayoritas ada pada penyaluran pada skema kelompok sebesar Rp951,74 Miliar untuk 226.884

debitur mayoritas juga perempuan. Penyalur terbanyak dari Permodalan Nasional Madani sebesar Rp840,92 Miliar untuk 196.705 debitur.

“Pemerintah terus membangun tata kelola baik dalam menjaga keuangan negara secara profesional, kompeten, hati-hati, dan berintegritas,” tukas Bayu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *