Perhutani Blora Panen Tebu Agroforestry, Dongkrak Ekonomi Warga Desa Hutan
BLORA[BahteraJateng] – Perum Perhutani KPH Blora mendorong peningkatan ekonomi masyarakat desa hutan melalui panen agroforestry tebu dalam skema Kerja Sama Kemitraan Kehutanan Perhutani (KKP) bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wono Lestari Desa Sumberejo.
Panen dilakukan di Petak 94D RPH Wotbakah, BKPH Nglawungan pada Kamis (11/6), pada lahan seluas 1,68 hektar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi program agroforestry untuk optimalisasi pemanfaatan kawasan hutan secara produktif dan berkelanjutan.
Wakil Administratur/KSKPH Blora, Teguh Yuli Anggoro mengatakan, pemanenan agroforestry tebu merupakan hasil kerja sama antara Perhutani dan LMDH dalam mendukung pemberdayaan masyarakat sekitar hutan.
Menurutnya, program agroforestry melalui skema KKP menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian kawasan hutan.
“Panen agroforestry tebu melalui kerja sama KKP ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan Perhutani sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar hutan,” ujar Teguh.
Ia menambahkan, pengelolaan hutan melalui pola kemitraan tersebut telah mendapat persetujuan Direksi Perhutani dan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kerja sama agroforestry tebu di wilayah BKPH Nglawungan telah mendapatkan persetujuan dari Direksi Perhutani dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Sementara itu, Ketua LMDH Wono Lestari Desa Sumberejo, Sukono, mengapresiasi KPH Blora yang telah memberikan kesempatan kepada masyarakat desa hutan untuk terlibat dalam pengelolaan kawasan hutan melalui program kemitraan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada KPH Blora yang telah memberikan kepercayaan kepada LMDH untuk bekerja sama dalam pengembangan agroforestry tebu,” ucap Sukono.
Ia berharap hasil panen tersebut dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar hutan sekaligus memperkuat kemitraan dengan Perhutani.
“Semoga panen ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar hutan serta memperkuat hubungan kemitraan yang selama ini telah terjalin baik dengan Perhutani,” pungkasnya.(day)

