Polres Semarang Siapkan 12 Pos Pengamanan Nataru 2025/2026, Ini Titik-titiknya
UNGARAN[BahteraJateng] – Dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2025 dan pergantian Tahun Baru 2026, Polres Semarang menyiapkan sebanyak 12 pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Semarang.
Kesiapan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025 yang digelar serentak secara nasional.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy mengatakan, pendirian pos-pos tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, baik yang melaksanakan ibadah Natal, berwisata, maupun pengguna jalan yang melintas di Kabupaten Semarang.
Hal itu disampaikan saat melakukan pengecekan kesiapan pos pengamanan bersama Wakapolres Semarang, Kabag Ops, dan Kasat Lantas pada Kamis (18/12).

“Polres Semarang pada Operasi Lilin Candi 2025, menyiapkan 12 pos yang terdiri dari Pos Terpadu, Pos Pengamanan, dan Pos Pelayanan,” ujar AKBP Ratna.
Ia merinci, dari 12 pos tersebut terdapat satu Pos Terpadu yang berlokasi di Terminal Bawen. Selanjutnya enam Pos Pengamanan yang ditempatkan di Gereja Kristus Raja Ungaran, Gereja Girisonta Bergas, Gereja Santo Yusuf Ambarawa atau Gereja Jago, Goa Maria Ambarawa, kawasan wisata Bandungan, serta lokasi wisata Getasan.
Sementara itu, lima Pos Pelayanan disiagakan di titik-titik rest area jalan tol, yakni Rest Area 429 A, Rest Area 439 A, Rest Area 456 A, Rest Area 456 B, dan Rest Area 445 B.
Menurut AKBP Ratna, penentuan lokasi pos disesuaikan dengan tingkat urgensi dan potensi kerawanan di masing-masing wilayah. Kehadiran pos diharapkan mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama masa libur Natal dan Tahun Baru.
“Kami pastikan masyarakat yang melintas di Kabupaten Semarang dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, Kapolres Semarang mengimbau masyarakat agar mempersiapkan kondisi fisik, kendaraan, serta memastikan ketersediaan bahan bakar sebelum melakukan perjalanan guna menghindari penumpukan antrean di SPBU.

