Polres Semarang
Kapolres Semarang, AKBP Ratna sedang menilai lomba nasgor dalam rangka HUT Ke-80 RI di Mapolres Semarang, Sabtu (16/8).(Foto Ist)
|

Semarakkan HUT ke-80 RI, Polres Semarang Gelar Aneka Lomba

SEMARANG[BahteraJateng] – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Polres Semarang menggelar berbagai perlombaan yang melibatkan seluruh personel pada Sabtu (16/8).

Kegiatan berlangsung meriah di Lapangan Catur Prasetya Polres Semarang dengan suasana penuh keakraban dan kebersamaan.


Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, hadir langsung bersama Wakapolres Kompol Erwin, Pejabat Utama, serta Pj. Ketua Bhayangkari Cabang Semarang beserta jajaran pengurus.

Mereka tidak hanya menyaksikan, tetapi juga ikut membaur dan berpartisipasi dalam sejumlah perlombaan.


“Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi momentum untuk menumbuhkan semangat persatuan, kekompakan, dan rasa syukur atas kemerdekaan yang kita nikmati saat ini,” ujar AKBP Ratna dalam sambutannya.

Berbagai perlombaan digelar dengan nuansa ceria, mulai dari lomba memasak nasi goreng khusus bagi Pejabat Utama, lomba tiup boa, estafet air, makan kerupuk, hingga menggiring bola.

Setiap pertandingan disambut tawa, sorak-sorai, dan keceriaan para peserta, mencerminkan semangat kemerdekaan yang hangat dan penuh kebersamaan.

Panitia turut menyiapkan hadiah hiburan serta doorprize bagi para pemenang dan peserta beruntung. Hal ini semakin meningkatkan antusiasme seluruh anggota Polres Semarang yang hadir.

“Kami berharap kegiatan ini semakin mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan Polres Semarang, sehingga dalam bertugas kita bisa saling mendukung dengan penuh semangat dan kekompakan,” tambah Kapolres.

Lebih dari sekadar perayaan, lomba kemerdekaan ini juga dimaknai sebagai upaya meneladani perjuangan para pahlawan bangsa. Dengan mengedepankan nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan, Polres Semarang menegaskan pentingnya mengisi kemerdekaan melalui kerja keras, pengabdian, dan persatuan demi Indonesia yang lebih maju.

Suasana hangat, penuh canda, dan kebersamaan di Lapangan Catur Prasetya menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat dihidupkan tidak hanya melalui upacara, tetapi juga lewat aktivitas sederhana yang mendekatkan satu sama lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *