Semen Merah Putih Siap Dukung Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia
JAKARTA [BahteraJateng]-Semen Merah Putih siap dukung pembangunan di Indonesia dengan pendekatan inovatif dengan mencapai konstruksi berkelanjutan.
Direktur Keberlanjutan Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum, Ir. Kimron Manik, M.Sc., mengatakan, pentingnya pendekatan inovatif dalam mencapai konstruksi berkelanjutan.
“Perubahan iklim dan dinamika alam cepat menuntut kita untuk berpikir maju dalam merancang pembangunan,” ungkap Kimron.
Oleh karena itu, kata dia, pemerintah terus mendorong implementasi konstruksi berkelanjutan sebagai upaya melestarikan sekaligus mewariskan pembangunan bertanggung jawab bagi generasi mendatang. Upaya ini didasarkan pada Permen PUPR No. 9 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Konstruksi Berkelanjutan.
“Tantangan terbesar dalam implementasi konstruksi berkelanjutan terletak pada pola pikir masyarakat,” kata dia.
Menurut dia, konstruksi berkelanjutan tidak hanya berfokus pada aspek ramah lingkungan, tetapi juga melibatkan tiga pilar utama, yaitu ekonomi, sosial, dan lingkungan.
“Ketiga pilar ini memerlukan kontribusi dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk pendekatan Pentahelix melibatkan akademisi, industri, pemerintah, komunitas, dan media,” tambah Kimron.
Ia juga menegaskan, inovasi di industri konstruksi adalah kunci untuk menjadikan Indonesia sebagai pemimpin dalam pembangunan hijau dan berkelanjutan di tingkat global.
“Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan kolaborasi dari semua pihak, serta kemauan dan inovasi dari berbagai pemangku kepentingan, sehingga konstruksi berkelanjutan dapat terwujud lebih cepat di Indonesia,” kata dia.
Director of Commercial & Logistic Semen Merah Putih, Surindro Kalbu Adi menjelaskan, berbagai investasi dan inovasi dilakukan perusahaannya, seperti implementasi teknologi baru dan mendorong green cement, merupakan upaya nyata dalam meraih pertumbuhan bisnis tinggi dengan konstruksi berkelanjutan.
“Walaupun market semen tahun 2024 tidak terlalu bagus, Semen Merah Putih mampu terus tumbuh positif 1.1%, didukung oleh berbagai inovasi, salah satunya adalah inovasi semen hijau menjadi penyumbang volume penjualan signifikan,” papar Surindro.
Dia menambahkan, di masa depan industri konstruksi, pengurangan kandungan klinker dalam semen dapat signifikan mengurangi emisi CO2 dalam proses produksinya akan semakin menguasai dan dibutuhkan pasar.
“Seperti untuk proyek 3 juta rumah pemerintah, Semen Merah Putih ikut mendorong dengan menawarkan solusi Fabricated Modular Concrete, menurut peraturan pemerintah harus menggunakan
semen hijau Non-OPC” terang Surindro.
Oleh karena itu Semen Merah Putih menargetkan pertumbuhan agresif di tahun 2025, dengan 3 kali lebih tinggi dari pertumbuhan pasar diperkirakan 2% oleh ASI.
Target positif ini didorong oleh beberapa faktor, seperti anggaran pembangunan infrastruktur pemerintah yang masih besar, program 3 juta rumah dan inovasi produk semen non-opc Semen Merah Putih berkualitas sesuai persyaratan yang ditetapkan pemerintah.
Hal ini menjadi momentum implementasi masif atas inovasi produk rendah karbon serta inovasi teknologi rendah karbon seperti Carbon Capture and Storage (CCS) dan Waste Heat Recovery System (WHRS) dalam proses produksinya bagi Semen Merah Putih.
GM Sales & Marketing Semen Merah Putih, Oza Guswara menegaskan, inovasi adalah inti dari strategi Semen Merah Putih dalam memenuhi kebutuhan konstruksi terus berkembang dalam koridor konstruksi berkelanjutan.
“Walau Semen Merah Putih relatif muda, kami mempunyai komitmen dan kecepatan dalam berinovasi dan mengimplementasikannya dalam strategi besar kami, hal membuat Semen Merah Putih terus berkembang di industri konstruksi Indonesia,” kata Oza.
Salah satunya Semen Merah Putih telah mengintegrasikan berbagai produk inovatif ke dalam portfolionya, baik dari sisi value added maupun green cement. Seperti Semen Hidraulis dan Semen Slag, tidak hanya telah memenuhi standar keberlanjutan, tetapi juga mampu memberikan kekuatan dan ketahanan konstruksi optimal.
“Produk seperti Semen Merah Putih FLEXIPLUS adalah semen hidraulis hadir dengan performa optimal sekaligus ramah lingkungan. Semen ini jejak karbonnya 20% lebih rendah daripada semen OPC,” jelas Oza.

