Sensus Ekonomi 2026 Segera Digelar, Penjual Online hingga Youtuber Ikut Didata
KUDUS[BahteraJateng] – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kudus memastikan kesiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung selama empat bulan, mulai 1 Mei hingga Agustus 2026.
Kepala BPS Kabupaten Kudus, Eko Suharto, mengatakan sensus ekonomi merupakan agenda nasional yang digelar setiap sepuluh tahun sekali untuk merekam seluruh aktivitas ekonomi masyarakat, baik skala kecil maupun besar.

“Selama Mei hingga Agustus, kami akan melakukan pendataan kegiatan ekonomi di Kudus. Petugas akan menanyakan jumlah usaha, tenaga kerja, nilai produksi, hingga kendala yang dihadapi pelaku usaha,” jelasnya dalam keterangan tertulis belum lama ini.
Menurutnya, data yang diperoleh dari sensus ini diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan, termasuk upaya penanganan kemiskinan di daerah.
Eko mengimbau masyarakat agar memberikan jawaban yang jujur dan akurat saat didatangi petugas sensus.
“Dengan jawaban yang sebenarnya, kondisi masing-masing sektor perekonomian dan komoditas unggulan bisa tergambar secara jelas,” ujarnya.
Tak hanya sektor usaha konvensional, BPS juga akan mendata berbagai aktivitas ekonomi berbasis digital yang kini berkembang pesat.
“Kami juga ingin menangkap fenomena ekonomi kekinian, seperti perdagangan online, videografer, youtuber, dan sektor kreatif lainnya, agar datanya terekam dengan baik,” imbuhnya.
Eko menegaskan, pelaksanaan sensus ekonomi tidak berkaitan dengan pajak, sehingga pelaku usaha tidak perlu merasa khawatir.
“Sensus ekonomi tidak berkaitan dengan pajak. Data yang dihasilkan bersifat agregat atau global, tanpa menampilkan identitas pelaku usaha,” tegasnya.(day)

