SMA 4 Semarang Ikut Meriahkan Peringatan HPSN 2024
SEMARANG[BahteraJateng] – Pemkot Semarang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang bekerja sama dengan Magenta Organizier menggelar peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2024 yang berlangsung di area Taman Indonesia Kaya (TIK) Semarang, Minggu (3/2)
Kegiatan HPSN 2024 melibatkan 25 stand dari berbagai elemen baik Instansi Pemerintah maupun pihak Swasta.

Walikota Semarang yang diwakili Plt Asisten II Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial, Drs Hernowo Budi Luhur SH MSi mengapresiasi peringatan HPSN 2024, sebagai bukti komitmen dan keseriusan memberikan nilai baik bagi diri sendiri maupun lingkungan.
“HPSN kali ini mengangkat tema Atasi Sampah Plastik Dengan Cara Produktif, tema ini sangat relevan bagi kita semua, mengingat untuk bertanggung jawab kelola sampah kita termasuk sampah plastik,” ujarnya.


Menurutnya, segala sesuatu tak akan jadi sampah dan berakhir di Tempat Pembuangan Akhir(TPA), sehinga pengeloan sampah dengan kreatif dan produktif sangat diharapkan.
“Sesuatu yang kita anggap sampah justru akan bertambah nilai guna, fungsi dan ekonomisnya jika dikelola dengan kreatif,” tuturnya.
Karenanya,lanjtnya, jangan buru-buru buang sampah plastik semabarangan, tetapi perlu pilah sebelumnya dan setor atau kreasikan menjadi barang baru yang bermanfaat lebih.
“Mari kelola lingkungan secara holistik dan berkelanjutan.Tantangan polusi plastik telah menjadi perhatian serius kita baik secara global maupun lokal,” ujar Hernowo.
Dia menambahkan, perubahan iklim dan polusi plastik telah menjadi ancaman signifikan terhadap keberlanjutan lingkungan, sehingga diperlukan pengelolaan ampah yang kreatif.
Sementara itu, Kepala Bidang Penataan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang Glory Nasarani ST MT MSc menuturkan, kegiatan hari ini merupakan rangkaian Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2024 yang jatuh pada 28 Februari 2024 dengan mengusung tema Atasi Sampah Plastik Dengan Cara Produktif. Ini merupakan bagian dari ekonomi kreatif dari pengelolaan sampah ini.
“Kegiatan hari ini diawali apel yang melibatkan kurang lebih 1000 peserta yang bertujuan mengajak masyarakat lebih peduli pada sampah terutama sampah plastik, tuturnya.
Jadi sampah plastik itu, tutur Glory, bisa didayagunakan, dialihgunakan supaya lebih bermanfaat dengan cara yang produktif. Ternyata sampah plastik tidak hanya selesai digunakan terus dibuang tetapi bisa menjadi kreasi yang bagus bisa produktif, bisa dijual bisa menghasil nilai ekonomi.
Kegiatan yang diikuti 25 stand itu di antaranya dari Bank Sampah, Program Kampung Iklim (Proklim) dan lainnya. Para pemenang lomba Sampah 2023 ada juga dari masyarakat, Instansi Pemerintah, Rumah Sakit dan ada juga pelayanan pelayanan dari Pemkot Semarang.
“Satu satunya peserta sekolah hanya SMA Negeri 4 Semarang karena merupakan pemenang lomba Sampah Kota Semarang kategori sekolah. Selain itu SMA Negeri 4 Semarang itu merupakan sekolah Adiwiyata yang menang dalam lomba kelola sampah,” ujar Glori. (rs)

