Tiga Jemaah Umrah Korban Kecelakaan di Arab Saudi Masih Dirawat di RS
JAKARTA [BahteraJateng]- Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah Arab Saudi, menyebut masih ada tiga WNI korban kecelakaan bus rombongan umrah dirawat intensif di rumah sakit.
Konsul Jenderal RI di Jeddah Yusron Ambari mengatakan, tiga korban luka masih menjalani perawatan yaitu Fabian, Ahsantudhonni Ghozali dan Muhammad Alawi.
“Fabian mengalami 60 persen luka bakar. Namun, dokter memastikan bahwa tidak ada cedera pada organ internalnya. Fabian sudah dapat merespons saat diajak berkomunikasi oleh petugas KJRI Jeddah pada siang sebelumnya. Rencananya, ia akan dipindahkan ke rumah sakit yang lebih besar dengan fasilitas lebih lengkap,” kata Yusron, Sabtu (22/3), dikutip dari laman Kemenag.go.id.
Dia mengatakan, orang tua Fabian dijadwalkan tiba pada Sabtu (22/3) malam. Sedangkan, Fabian berangkat umrah bersama saudara, yakni mendiang Eny Soedarwati salah satu korban meninggal dalam kecelakaan tersebut.
Selain Fabian, kata dia, korban lain masih dirawat adalah Ahsantudhonni Ghozali. Dia juga rencananya akan dipindahkan ke rumah sakit di Mekkah. Sementara itu, Muhammad Alawi mengalami retak pada tulang lengan dan dijadwalkan menjalani operasi dalam waktu dekat
“Sebanyak 11 korban lainnya yang sebelumnya sempat menjalani perawatan medis telah dinyatakan pulih dan diperbolehkan keluar dari rumah sakit. Setelah mendapatkan izin medis, mereka telah tiba di Mekkah dan kembali melanjutkan rangkaian ibadah umroh sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan,” sebut Yusron.
Yusron memastikan, KJRI Jeddah terus memantau kondisi jamaah masih menjalani perawatan, termasuk memfasilitasi kunjungan orang tua Fabian ke rumah sakit. KJRI Jeddah juga telah menerbitkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) untuk keperluan pemulasaraan jenazah enam WNI wafat dalam kecelakaan tersebut.
KJRI Jeddah, kata dia, dijadwalkan bertemu dengan 11 jamaah selamat guna menerbitkan dokumen pengganti bagi mereka yang kehilangan atau mengalami kerusakan dokumen perjalanan akibat insiden ini.
“KJRI juga terus berkoordinasi dengan otoritas terkait di Arab Saudi serta melalui Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri untuk menjalin komunikasi dengan keluarga korban di Indonesia dan memastikan seluruh prosedur berjalan dengan lancar,” tandasnya.
Konsul Jenderal RI di Jeddah Yusron Ambari menjelaskan bahwa pihaknya sudah mendapatkan laporan dari Kepolisian Lalu Lintas Provinsi Mekkah dengan nomor 6003847369. Kecelakaan terjadi ketika sebuah Jeep Land Cruiser double cabin melaju dari arah berlawanan melewati median jalan dan bertabrakan dengan bus mengangkut jamaah umrah asal Indonesia.
Benturan tersebut menyebabkan bus terguling, dan kedua kendaraan terbakar. Jeep dengan plat nomor Qatar tersebut dikemudikan oleh seorang warga negara Pakistan dengan seorang penumpang warga negara Bangladesh. Keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Dengan demikian, terdapat koreksi dari informasi sebelumnya, yang semula menyebutkan bahwa bus menabrak jeep yang menyalip, serta bahwa korban tewas di dalam jeep adalah dua warga negara Bangladesh,” kata dia.
Terkait korban wafat, Yusron menjelaskan seluruhnya ada enam jemaah asal Indonesia meninggal. Empat korban meninggal merupakan satu keluarga yakni Dawam Mahmud (ayah), Sumarsih Djarudin (ibu), serta dua putrinya Areline Nawallya Adam dan Audrya Malika Adam.
“Kementerian Luar Negeri (Kemlu) telah berkomunikasi dengan keponakan almarhum Dawam Mahmud, dan pihak keluarga telah meminta agar seluruh jenazah dimakamkan di Arab Saudi,” sebut Yusron.
Dua korban meninggal lain adalah Eny Soedarwati dan Dian Novita. Almarhumah Eny Soedarwati juga telah mendapatkan persetujuan dari pihak keluarga untuk dimakamkan di Arab Saudi. Adapun almarhumah Dian Novita, keputusan mengenai lokasi pemakamannya masih dalam pembahasan pihak keluarga.
“KJRI Jeddah telah mendapatkan jaminan dari Kementerian Luar Negeri Arab Saudi bahwa proses pemulsaran jenazah akan dipercepat,” tegas Yusron.

