|

Kunjungan Bilateral Presiden Prabowo ke Tiongkok Menghasilkan 7 Kesepakatan Penting

BEIJING[BahteraJateng] – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bertemu dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Xi Jinping, pada Sabtu, 9 November 2024.

Dalam pertemuan bilateral tersebut, Presiden Prabowo mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sambutan yang diberikan, terutama karena pertemuan itu berlangsung pada akhir pekan.

“Pertemuan ini menjadi momen penting dalam memperkuat hubungan antara Indonesia dan Tiongkok yang telah terjalin selama berabad-abad, dengan kedua negara berbagi sejarah panjang dalam interaksi budaya dan perdagangan,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo mengenang pertemuan sebelumnya dengan Xi pada April, saat dirinya masih menjabat Menteri Pertahanan, di mana ia disambut dengan kehormatan besar oleh Presiden Xi, mencerminkan rasa hormat Tiongkok terhadap Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk menjaga kemitraan strategis dengan Tiongkok, terutama dalam konteks geopolitik dan geoekonomi yang menantang saat ini.

Sebagai bagian dari pertemuan, kedua pemimpin menyaksikan penandatanganan sejumlah kesepakatan penting di berbagai sektor.

7 Kesepakatan Indonesia – Tiongkok
1. Protokol Persyaratan Fitosanitari untuk Ekspor Buah Kelapa Segar dari Indonesia ke Tiongkok;
2. Pedoman Kerja Teknis untuk Mempromosikan Perikanan Tangkap Berkelanjutan;
3. MoU Penguatan Kerja Sama Ekonomi Biru;
4. MoU Kerja Sama Sumber Daya Mineral;
5. MoU Kerja Sama Mineral Hijau;
6. MoU Kerja Sama Sumber Daya Air; dan
7. MoU Kerja Sama Penilaian Kesesuaian.

Kesepakatan-kesepakatan ini mencerminkan komitmen kedua negara dalam memperkuat kerja sama yang komprehensif di berbagai sektor, termasuk ekonomi biru, perikanan, sumber daya mineral, dan pertanian.

Presiden Prabowo juga menyebut bahwa Indonesia dan Tiongkok telah menjadi mitra ekonomi utama, dengan Tiongkok sebagai salah satu investor terbesar di Indonesia.

Rencananya, pada esok hari, Prabowo akan menghadiri pertemuan Kamar Dagang dan Industri Indonesia dengan perusahaan-perusahaan besar Tiongkok, di mana direncanakan penandatanganan investasi bernilai lebih dari USD10 miliar.(sun)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *