Hasil Sidang Komdis PSSI untuk BRI Liga 1 dan Pegadaian Liga 2
JAKARTA[BahteraJateng] – Komite Disiplin (Komdis) PSSI telah mengumumkan hasil sidang pada 28 dan 29 November 2024 yang melibatkan berbagai pelanggaran dalam kompetisi sepak bola Indonesia.
Sidang Komdis PSSI pada tanggal 28 dan 29 November 2024 memutuskan pelanggaran dalam kompetisi BRI Liga 1, dan Pegadaian Liga 2. Berikut ringkasannya:

Sidang 28 November 2024
1. Panpel Semen Padang (BRI Liga 1): Didenda Rp20 juta karena gagal mengawal perangkat pertandingan saat menuju stadion pada laga Semen Padang vs PSM Makassar (21/11).

2. Klub Persebaya Surabaya (BRI Liga 1): Didenda Rp50 juta akibat penyalaan lima flare oleh pendukung di laga kontra Persija Jakarta (22/11).
3. Panpel Persebaya Surabaya: Didenda Rp25 juta karena tidak mampu mencegah kehadiran suporter Persija.
4. Klub Persija Jakarta: Didenda Rp25 juta akibat kehadiran suporter dalam pertandingan sebagai klub tamu.
5. Syahrul Trisna Fadillah (PSIS Semarang): Larangan bermain dua laga tambahan dan denda Rp10 juta atas tindakan menanduk pemain lawan yang berujung kartu merah di laga melawan Persik Kediri (23/11).
6. PSPS Pekanbaru (Liga 2): Didenda Rp12,5 juta akibat penerbangan drone oleh penonton saat laga melawan PSKC Kota Cimahi (19/11).
7. Iswahyudi (Ofisial Persiraja Aceh): Dijatuhi sanksi larangan aktivitas sepak bola selama 18 bulan dan denda Rp50 juta karena melanggar larangan sebelumnya dengan masuk lapangan dan melakukan selebrasi.
8. FC Bekasi City (Liga 2): Didenda Rp25 juta karena lima pemain mendapat kartu kuning saat melawan Persiraja Aceh.
9. Persikas Kab. Subang (Liga 2): Didenda Rp25 juta atas pelanggaran serupa di laga kontra PSIM Yogyakarta.
Sidang 29 November 2024
1. PSPS Pekanbaru: Mendapat teguran keras karena flare yang dinyalakan di luar stadion mengganggu pemanasan tim saat laga melawan PSKC Kota Cimahi.
2. Panpel Bhayangkara Presisi FC (Liga 2): Didenda Rp50 juta karena tidak menyediakan peralatan medis di ruang medis pada laga kontra Persiku Kudus (20/11).
Komdis PSSI terus menegakkan disiplin untuk meningkatkan profesionalisme sepak bola Indonesia.(sun)

