Screenshot
|

Monumen RM Bambang Soeprapto Lengkapi Taman Sudirman Semarang

SEMARANG [BahteraJateng]- Monumen RM Bambang Soeprapto, komandan Pasukan Polisi Istimewa di zaman Kemerdekaan RI, akan melengkapi Taman Sudirman di Jalan S. Parman, Kota Semarang.

“Pembangunan monumen ini akan mengingatkan masyarakat terhadap peperangan melawan penjajah pada tahun 1945,” ungkap Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Kamis (19/12).


Monumen tersebut, kata dia, merupakan tetengger dan harus diingat bahwa sejarah masa lalu tidak boleh dilupakan.

“Kami merasa bersyukur diingatkan beliau-beliau dengan cara membangun monumen ini,” ungkap Mbak Ita, sapaan akrab wali kota, usai melaksanakan groundbreaking pembangunan monumen RM Bambang Soeprapto.

Selain mengingat sejarah, lanjut dia, pembangunan monumen RM Bambang Soeprapto diharapkan semakin mempercantik taman dan menjadi tempat edukasi bagi anak-anak generasi muda.

“Ini mempercantik taman dan menjadi salah satu tempat edukasi bagi anak-anak kita,” kata Mbak Ita.

Ketua Umum Paguyuban Keluarga Besar Brimob (PKBB), Imam Sudjarwo mengucapkan, terima kasih kepada Wali Kota Semarang yang telah meminjamkan lahan tersebut untuk dibangun monumen.

“Dan nanti jika sudah jadi, akan kami serahkan lagi ke Wali Kota Semarang supaya bisa dimanfaatkan untuk sarana mengenang perjuangan bangsa Indonesia, termasuk yang ada di Jawa Tengah,” katanya.

Menurutnya, pembangunan monumen ini menjadi bagian nguri-uri sejarah untuk bisa mengingat kembali jasa-jasa RM Bambang Soeprapto tentunya ikut andil besar dalam mempertahankan eksistensi bangsa Indonesia khususnya di Jawa Tengah.

“Kami mohon doa restu kepada seluruh bangsa Indonesia, entah kapan, secepatnya beliau diangkat sebagai pahlawan nasional. Semoga ini membawa barokah kita semua, bisa memberikan sesuatu kontribusi khususnya masyarakat Kota Semarang dengan hadirnya monumen R.M Bambang Soeprapto, kita menjadi saksi sejarah, diawali dari inilah kita bisa mewujudkan itu semua,” harapnya.

Dia menambahkan, PKBB tidak hanya sekedar membangun monumen namun juga melakukan penataan taman agar bisa dimanfaatkan untuk sarana rekreasi dan edukasi dalam rangka menumbuhkan semangat perjuangan dan nasionalisme.

“Membuat taman ini lebih bagus, lebih indah, nanti ditata sedemikian rupa, diberikan teknologi, sehingga bisa menjadi tempat wisata di Kota Semarang, karena di situ bisa melihat sejarah, ternyata banyak pejuang di bangsa kita ini,” ungkapnya.

RM Bambang Soeprapto merupakan tokoh Pemuda Semarang sebagai aktivis Pemuda Pro Kemerdekaan dan sebagai tokoh perjuangan bersenjata di masa Revolusi Kemerdekaan dengan memimpin pasukan melawan tentara Jepang, Sekutu, Belanda dan pemberontakan dalam negeri serta pembangunan tersebut menciptakan Kota Semarang yang lebih teduh dan ramah lingkungan.

“Beliau pejuang di Jawa Tengah. Beliau tokoh di Jawa Tengah. Perjuangan mulai dari lima hari pertempuran di Simpanglima. Kemudian, bergerak ke Purwokerto, menghalau serdadu Belanda dan sekutunya. Ke Banjarnegara, Cilacap dan sebagainya,” tukas dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *