Mahasiswa UIN Walisongo
Kelima mahasiswa dari UIN Walisongo yang ikut serta KKN Nusantara di Yogyakarta berswafoto.(Foto Ist)

Delegasi KKN Nusantara UIN Walisongo Siap Perkuat Moderasi dan Ekoteologi

YOGYAKARTA[BahteraJateng] – Sebanyak lima mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang resmi mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara yang digelar di Daerah Istimewa Yogyakarta pada Senin (7/7).

Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi nasional yang melibatkan 34 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia.


Bertempat di area outdoor PAU dan Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga, kegiatan pelepasan ratusan mahasiswa KKN Nusantara diawali dengan penampilan seni dan penyampaian sambutan dari sejumlah tokoh.

Wakil Rektor III UIN Sunan Kalijaga, Dr. Abdur Rozaki, menyampaikan bahwa KKN adalah medan perjuangan untuk menghadirkan perubahan di masyarakat.

“Jadilah pelita yang menerangi sekitar. Tunjukkan bahwa mahasiswa punya peran besar dalam membangun Indonesia dari desa,” ujarnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik DIY juga memberikan sambutan yang menekankan pentingnya nilai-nilai kebudayaan Yogyakarta sebagai ruang pembelajaran kehidupan.

Ia mengajak mahasiswa untuk menjaga harmoni dan nilai gotong royong selama menjalani pengabdian.

Perwakilan dari Kementerian Agama RI turut hadir dan menekankan peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang membawa nilai kebhinekaan dan Pancasila ke tengah masyarakat.

Ia mengajak seluruh peserta untuk memaknai KKN sebagai ruang pembelajaran sosial, budaya, dan spiritual.

Prosesi simbolik pelepasan balon dan cap tangan di atas ornamen pohon menjadi penanda resmi dimulainya pengabdian. Simbol ini merepresentasikan komitmen mahasiswa untuk merawat alam, budaya, dan masyarakat secara berkelanjutan.

Kelima mahasiswa dari UIN Walisongo yang ikut serta adalah Ahmad Nizar Zuhdi Al Hakimi (PBI), Muhammad Dimas Ardini (PAI), Irin Prihartanti (Sosiologi), Maghfirohtul Rika (MPI), dan Dilla Rosyada (Manajemen Dakwah).

Mereka akan bergabung dengan mahasiswa dari berbagai daerah untuk mengabdi di titik-titik yang telah ditentukan di wilayah DIY.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *