Menyongsong Hari Kontrasepsi Sedunia 2025, Setiap $1 Investasi KB Hasilkan Manfaat $120
JAKARTA[BahteraJateng] – Investasi program Keluarga Berencana (KB) terbukti sangat efektif dan efisien. Setiap $1 yang dialokasikan untuk KB menghasilkan manfaat kesehatan dan sosial-ekonomi hingga $120.
Data itu merujuk hasil kajian The Copenhagen Consensus Center dan publikasi Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health – Global Health Now (2018), ICFP 2018, serta The Economist (24 Januari 2025).
Hal tersebut ditegaskan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, dalam Diskusi Pakar bertema Investasi Pembangunan Manusia untuk Indonesia Emas 2045: Memastikan Komitmen Kebijakan dan Pembiayaan Keluarga Berencana Berkelanjutan.
Acara berlangsung secara luring dan daring di University Training Centre Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada Senin (22/9), dalam rangka menyongsong Hari Kontrasepsi Sedunia.
Menteri Wihaji menegaskan, program KB berkontribusi pada penghematan biaya hidup keluarga, peningkatan kesehatan, pendidikan, hingga produktivitas perempuan.
“Presiden sudah menyampaikan bahwa program KB itu penting. Walau anggarannya tidak sebesar sebelumnya, akan kita manfaatkan semaksimal mungkin dengan strategi yang tepat,” ujarnya.
Ia menambahkan, disparitas Total Fertility Rate (TFR) antarprovinsi masih tinggi. Daerah dengan TFR tinggi seperti Nusa Tenggara Timur perlu menjadi prioritas intervensi program dengan pendekatan inovatif.
“Masih banyak keluarga yang belum beruntung sehingga negara harus hadir. Penting untuk terus memberi anggaran bagi mereka yang belum bisa mandiri dalam ber-KB,” lanjutnya.
Diskusi pakar ini diikuti para akademisi, mitra pembangunan, mahasiswa, dan praktisi. Tujuannya memperkuat komitmen kebijakan serta pembiayaan berkelanjutan program KB, mengatasi unmet need kontrasepsi, serta mendukung strategi menuju Indonesia Emas 2045.
Rektor UNJ, Prof. Komarudin, menegaskan kesiapan kampusnya menjadi laboratorium kebijakan kependudukan.
Pada kesempatan itu, Kemendukbangga/BKKBN dan UNJ juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan Sekolah Pascasarjana UNJ terkait kolaborasi Tridharma Perguruan Tinggi dalam mendukung program Quick Wins.(day)

