Peringati Hari Ibu 2025, Menteri Wihaji Tegaskan Hak Perempuan Rencanakan Kehamilan melalui Program KB
JAKARTA[BahteraJateng] – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, menegaskan bahwa perempuan memiliki hak untuk merencanakan kehamilan secara sehat dan aman melalui pemilihan metode kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhan.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Berbagi Praktik Baik Program Keluarga Berencana (KB) dan Kesehatan Reproduksi dalam rangka Peringatan Hari Ibu Tahun 2025 pada Selasa (23/12).
Kegiatan tersebut diselenggarakan secara luring di Kantor Kemendukbangga/BKKBN dan daring melalui Zoom serta kanal YouTube resmi @kemendukbangga_bkkbn. Acara ini diikuti oleh pemangku kepentingan pusat dan daerah, tenaga kesehatan, serta mitra program KB.
Menteri Wihaji menyampaikan bahwa program KB merupakan instrumen penting dalam menjaga kesehatan reproduksi perempuan sekaligus membangun ketahanan keluarga. Ia menekankan bahwa akses terhadap metode kontrasepsi merupakan hak perempuan yang dijamin oleh Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
“Metode KB adalah pilihan untuk menata keluarga berencana. Hak perempuan untuk mendapatkan kontrasepsi harus dipastikan agar perencanaan kelahiran dapat berlangsung lebih sehat dan aman,” ujar Wihaji.
Ia juga menilai pengaturan jarak kehamilan melalui program KB berperan dalam menciptakan stabilitas demografi, yang berdampak pada peningkatan kesehatan mental, ekonomi keluarga, serta kualitas sumber daya manusia.
Sementara itu, Deputi Bidang Bina Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Kemendukbangga/BKKBN, Wahidin, mengatakan bahwa program KB berperan dalam mencegah kehamilan tidak diinginkan dan kehamilan berisiko empat terlalu, yakni terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat jaraknya, dan terlalu banyak.
Selain itu, KB juga berkontribusi terhadap upaya pencegahan dan penurunan angka stunting. Dalam kesempatan tersebut, Kemendukbangga/BKKBN turut memberikan apresiasi kepada mitra dan pelaksana program KB serta menggelar talkshow berbagi praktik baik KB Pascapersalinan.(day)

