Komisi C DPRD Kota Semarang Soroti Persoalan Sampah, Dorong Perbaikan Sistem dan Pengangkutan
SEMARANG[BahteraJateng] – Komisi C DPRD Kota Semarang, menyoroti persoalan pengelolaan sampah di ibukota Jawa Tengah yang belakangan dikeluhkan masyarakat.
Hal itu disampaikan anggota DPRD Kota Semarang, Danur Rispriyanto. Ia menegaskan, DPRD tidak ingin saling menyalahkan, melainkan mendorong perbaikan sistem agar sampah tidak menumpuk lebih dari satu hari.

Danur menyampaikan beberapa waktu lalu Komisi C telah melakukan rapat kerja dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang. Dalam rapat tersebut, DLH mengakui adanya perubahan sistem kerja di awal tahun, yakni pengalihan sebagian pengangkutan sampah kepada pihak ketiga.
“Bagi kami, tidak penting siapa yang bertugas, apakah pihak ketiga atau DLH. Yang terpenting sampah tidak sampai menumpuk lebih dari sehari,” kata Danur kepada BahteraJateng pada Senin (2/2).
Ia juga menyoroti keluhan para pengemudi armada sampah terkait tidak adanya lembur, biaya perbaikan kendaraan yang ditanggung sendiri, serta minimnya sopir cadangan.
Komisi C, lanjutnya, telah meminta DLH menghitung secara detail kekurangan tersebut dan menyampaikannya saat pembahasan perubahan anggaran 2025.
Danur menegaskan Komisi C akan mengevaluasi apakah persoalan tersebut bersumber dari kekurangan anggaran atau sistem kerja yang belum tepat.
Selain itu, DPRD juga berkomitmen ikut melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya.
“Ini tanggung jawab bersama. DLH membenahi sistem, DPRD melakukan pengawasan dan edukasi masyarakat,” ujarnya.
Komisi C berencana kembali menggelar rapat evaluasi dalam satu hingga dua bulan ke depan, termasuk meninjau kondisi armada dan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di berbagai wilayah Kota Semarang.

