Imam Yahya
Ketua FKUB Jateng Prof. Imam Yahya, menyampaikan sambutan dalam kegiatan Silaturahmi Kebangsaan dan Penguatan Moderasi Beragama di Jateng tahun 2026 di Ungaran, Kabupaten Semarang.(Dok. BahteraJateng/SH)

FKUB Jateng Gandeng Tokoh Lintas Agama Cegah Ancaman Kerukunan

SEMARANG[BahteraJateng] – Para pemuka agama diharapkan tidak kendor dalam merawat dan memelihara kerukunan ditengah – tengah masyarakat, karena potensi ancaman yang mengganggu kerukunan akhir-akhir sering muncul secara tiba-tiba.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Tengah Prof. KH Imam Yahya mengatakan ancaman atau gangguan itu seolah dikemas dalam bingkai kebebasan berpendapat yang dilindungi Undang-Undang, namun efeknya dapat memicu kerukunan goyah dan berpotensi meluas menjadi konflik terbuka, horisontal maupun vertikal.


“FKUB Jateng berharap kepada para pemuka agama agar senantiasa berupaya melalui berbagai macam cara supaya kerukunan yang tercipta seperti sekarang ini, terutama kerukunan antar umat beragama jangan sampai tergerus,” kata Prof. Imam saat menyampaikan sambutan pembukaan Silaturahim Kebangsaan dan Penguatan Moderasi Beragama di Jawa Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Monumen PKK Jateng, Ungaran Semarang pada Kamis (23/4).

Di hadapan 100 peserta kegiatan yang diselenggarakan FKUB Jateng bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jateng itu, Prof. Imam yang juga wakil rektor I UIN Walisongo Semarang menuturkan contoh ancaman terganggunya kerukunan saat ini diantaranya adalah masalah tuduhan penistaan agama kepada Yusuf Kalla (JK) yang digoreng di media sosial.

Isu ini, lanjutnya berpotensi menggangu kerukunan antar umat beragama, kalau tidak segera reda akan menggelinding bagai bola salju dan meledak menjadi konflik yang sama-sama tidak diinginkan.

Dia menambahkan, oleh karena itu para tokoh agama terutama pengurus FKUB harus terus bergerak bersama mitranya merawat kerukunan dengan cara memberikan wawasan yang dapat mendudukkan persoalan secara proporsional.

Sehingga, ujarnya umat yang dibimbing para pemuka agama tidak mudah terhasut, terprovokasi , menjadi korban hoax dan korban informasi bernuansa ujaran kebencian.

Plt. Kepala Badan Kesbangpol Jateng, Pradana Agung Nugraha, optimis para tokoh agama bersama pengurus FKUB propinsi maupun kabupaten / kota se-Jateng mampu meyakinkan jamaahnya dalam menjaga kerukunan dan mencegah konflik terutama yang bernuansa agama.

Menurutnya, sepanjang tahun 2025 lalu capaian Indeks Moderasi Beragama di Jateng posisi di atas rata-rata atau 74,72 , posisinya berada pada peringkat ketiga, sehingga memperoleh penghargaan Harmoni Award.

Capaian ini berkat kerja keras seluruh masyarakat bersama FKUB yang terpanggil untuk bersama – sama memelihara kerukunan antar umat beragama dengan mengedepankan sikap moderasi dalam menjalankan ajaran agamanya.

“Kami optimis masyarakat Jateng bersama FKUB di semua tingkatan akan dapat terus dapat memelihara kerukunan di masyarakat,” tuturnya .(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *