Greenpress Desak Menteri LH Baru Benahi Krisis Lingkungan Secara Menyeluruh
JAKARTA[BahteraJateng] — Greenpress Indonesia mendesak Menteri Lingkungan Hidup (Menteri LH) yang baru, Jumhur Hidayat, untuk melakukan pembenahan krisis lingkungan secara menyeluruh.
Desakan tersebut disampaikan menyusul pelantikan Jumhur Hidayat oleh Prabowo Subianto. Greenpress menilai pergantian kepemimpinan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat arah kebijakan lingkungan di tengah krisis ekologis yang semakin kompleks.

Sekretaris Jenderal Greenpress Indonesia, Marwan Azis, mengatakan persoalan lingkungan saat ini tidak hanya berdampak pada ekosistem, tetapi juga memicu meningkatnya bencana alam akibat degradasi lingkungan dan perubahan iklim.
“Krisis iklim kini telah bertransformasi menjadi krisis kemanusiaan,” ujar Marwan pada Selasa (28/4).

Ia menegaskan penanganan isu lingkungan tidak bisa lagi dilakukan secara parsial. Menurutnya, kementerian tidak boleh hanya berfokus pada persoalan persampahan, tetapi harus melihat persoalan lingkungan secara utuh.
“Lingkungan bukan hanya soal sampah, tetapi mencakup hutan, laut, udara, serta kehidupan manusia di dalamnya. Kebijakan ke depan harus terintegrasi dan tidak sektoral,” katanya.
Marwan juga menyoroti kondisi Jakarta dan sejumlah wilayah lain di Indonesia yang menghadapi dampak krisis iklim, seperti suhu panas ekstrem dan meningkatnya risiko bencana hidrometeorologi.
Greenpress berharap kepemimpinan baru di Kementerian Lingkungan Hidup dapat menjadi titik balik dalam memperkuat tata kelola lingkungan yang berkeadilan, transparan, dan berkelanjutan.
“Dengan tantangan global seperti perubahan iklim dan tekanan pembangunan, dibutuhkan kebijakan yang tidak hanya responsif, tetapi juga transformatif untuk menekan risiko bencana dan memulihkan kualitas lingkungan secara menyeluruh,” pungkasnya.(day)

