Kebakaran Pasar Kanjengan
Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang di blok C dan F.(Dok. Humas Pemkot)

Dewan Dorong Pemkot Maksimalkan Lapak Kosong Pasca Kebakaran Pasar Kanjengan

SEMARANG[BahteraJateng] – DPRD Kota Semarang mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) memaksimalkan pemanfaatan lapak kosong di sejumlah pasar, termasuk Pasar Johar, sebagai solusi penanganan pedagang terdampak kebakaran di Pasar Kanjengan.

Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang, Mararas Apuwara, mengatakan langkah tersebut penting untuk mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi para pedagang yang kehilangan lapak.


Menurutnya, selain rencana relokasi ke Pasar Kanjengan Baru, Pemkot perlu mengeksplorasi alternatif lain dengan memanfaatkan kios atau los yang masih kosong di pasar-pasar milik pemerintah.

“Lapak kosong yang ada harus dimaksimalkan. Ini bisa menjadi solusi cepat agar pedagang segera kembali berjualan,” ujarnya belum lama ini.

Politikus Partai Golkar tersebut menilai, optimalisasi aset pasar yang belum terisi tidak hanya membantu pedagang terdampak, tetapi juga meningkatkan fungsi dan produktivitas pasar tradisional di Kota Semarang.

Meski demikian, Mararas menekankan pentingnya pendataan yang akurat untuk memastikan penempatan pedagang berjalan tepat sasaran. Selain itu, proses relokasi harus dilakukan secara transparan dan melibatkan paguyuban pedagang.

“Pendataan harus jelas dan mekanismenya terbuka agar tidak menimbulkan persoalan baru,” tegasnya.

DPRD juga mengingatkan agar kebijakan penataan ini tetap mengedepankan prinsip keadilan bagi seluruh pedagang, baik yang terdampak langsung maupun yang sudah lebih dulu menempati pasar tujuan.

Prioritas utama, lanjutnya, adalah memastikan para pedagang korban kebakaran dapat segera kembali menjalankan usaha mereka tanpa harus menunggu proses jangka panjang.

Dengan pemanfaatan lapak kosong secara optimal, diharapkan penanganan pasca kebakaran tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga menjadi momentum penataan pasar yang lebih efektif dan berkelanjutan di Kota Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *