Pemkab Sleman dan UII
Kerjasama Pemerintah kabupaten Sleman dan Universitas Indonesia (UII) terkait pengembangan potensi daerah dan jaminan sosial pendidikan, Kamis (11/6/2026). (Dok. Humas Pemkab)
|

Pemkab Sleman dan UII Perkuat Sinergi, Fokus Kembangkan Potensi Daerah dan Jaminan Sosial Pendidikan

YOGYAKARTA[BahteraJateng] – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman bersama Universitas Islam Indonesia (UII) resmi menandatangani adendum atau perubahan kesepakatan kerja sama terkait pengembangan dan peningkatan potensi sumber daya daerah.

Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya dan Rektor UII Hari Purnomo, di Kantor Bupati Sleman pada Kamis (11/6).

Adendum tersebut disusun untuk menyesuaikan arah kerja sama dengan program prioritas Pemkab Sleman sebagaimana tercantum dalam Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 5 Tahun 2025 tentang RPJMD 2025–2029.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyampaikan apresiasinya atas komitmen UII yang terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi menjadi salah satu kunci dalam mendorong kemajuan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui adendum ini, kami memperkuat komitmen bersama untuk saling mendukung dalam mewujudkan pembangunan yang lebih maju dan berdampak bagi masyarakat Sleman,” kata Harda.

Salah satu poin penting dalam perubahan kesepakatan tersebut adalah perluasan ruang lingkup kerja sama yang diatur dalam Pasal 3 perjanjian induk. Selain mencakup bidang pendidikan, pelatihan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, kerja sama kini juga mencakup pelaksanaan program jaminan sosial pendidikan berskala luas.

Program tersebut diwujudkan melalui skema Pratu Kemis Sarjana yang terdiri atas empat pilar utama, yakni Beasiswa Sleman Pintar, Kersaku Sembada, jaringan pengaman sosial pendidikan bagi mahasiswa, serta dukungan beasiswa dari perguruan tinggi.

Adendum ini mulai berlaku sejak ditandatangani dan akan menjadi dasar kerja sama kedua pihak hingga 7 Juli 2028. Melalui kolaborasi yang melibatkan unsur pemerintah dan akademisi, program jaring pengaman pendidikan tersebut diharapkan dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan demi meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat Sleman. (day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *