Selo Art Festival
Festival budaya Selo Art Festival di Lapangan Simpang PB VI Selo, Dukuh Ngaglik, Desa Samiran, Kecamatan Selo, Sabtu (4/7).(Dok. Polres Boyolali)

Selo Art Festival Jadi Daya Tarik Wisata dan Penggerak Ekonomi Kreatif Boyolali

BOYOLALI[BahteraJateng] – Festival budaya Selo Art Festival 2026 menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam memperkuat sektor pariwisata sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat.

Digelar di Lapangan Simpang PB VI Selo, Dukuh Ngaglik, Desa Samiran, Kecamatan Selo pada Sabtu (4/7/2026), festival yang merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi ke-179 Kabupaten Boyolali itu berlangsung meriah dengan dihadiri sekitar 1.000 pengunjung.

Mengusung tema “Nguri Bumi”, festival menghadirkan beragam pertunjukan seni tradisional dari kelompok seni se-Kecamatan Selo. Penampilan Tari Putro Bumi Selo dan Reog Topeng Ireng berhasil menarik perhatian masyarakat yang memadati lokasi acara.

Selain menjadi ruang pelestarian budaya lokal, penyelenggaraan Selo Art Festival juga diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisata ke kawasan Selo yang berada di lereng Gunung Merapi dan Gunung Merbabu.

Ramainya pengunjung turut memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pelaku ekonomi kreatif yang memanfaatkan momentum festival untuk memperkenalkan produk dan jasa mereka kepada masyarakat.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, panitia juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Boyolali Carnaval Night. Apresiasi tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kreativitas masyarakat dalam memeriahkan Hari Jadi ke-179 Kabupaten Boyolali sekaligus mendorong lahirnya inovasi di bidang seni dan budaya.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana, Wakapolres Boyolali Kompol Novilia Andrias Lio Kurniasih, Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf. Gunawan Nurbathin, jajaran Forkopimda, kepala OPD, Forkopimcam, kepala desa se-Kecamatan Selo, tokoh masyarakat, serta pelaku seni dan budaya.

Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar berkat pengamanan dari personel gabungan Polres Boyolali, Polsek Selo, Koramil 07/Selo, Satpol PP Kabupaten Boyolali, dan unsur pengamanan lainnya.

Keberhasilan penyelenggaraan festival diharapkan semakin memperkuat posisi Kecamatan Selo sebagai destinasi wisata unggulan di Boyolali, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya dan potensi lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *