Dirut RSI Sultan Agung Agus Ujianto Teliti Sholat Dhuha Raih Doktor Studi Islam UIN Saifudin Zuhri Purwokerto
PURWOKERTO[BahteraJateng] – Direktur Utama Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang, dr. Agus Ujianto, M.Si.Med., Sp.B., FISQua, resmi meraih gelar doktor setelah sukses mempertahankan disertasinya dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor Program Studi Islam Pascasarjana UIN Prof. KH. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto pada Kamis (2/7).
Disertasi berjudul “Pelaksanaan Shalat Duha dalam Penguatan Self-Compassion pada Penyandang Tunadaksa (Studi Kasus di Komunitas The Plegia Banjarnegara)” mengkaji peran ibadah shalat Duha dalam membantu penyandang tunadaksa menerima diri, mengelola emosi, dan membangun kehidupan yang lebih bermakna.
Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif terhadap anggota Komunitas The Plegia Banjarnegara yang rutin melaksanakan shalat Duha. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan, sebelum membiasakan shalat Duha, para subjek cenderung memiliki tingkat self-compassion rendah, ditandai dengan sikap menyalahkan diri, merasa terasing, serta sulit melepaskan pengalaman negatif.
“Setelah melaksanakan shalat Duha secara konsisten, terjadi peningkatan kemampuan menerima diri, mengelola emosi, menumbuhkan rasa syukur, optimisme, kepercayaan diri, dan keberanian menjalani hidup sesuai potensi,” tuturnya.
Agus menjelaskan, penguatan self-compassion berlangsung melalui internalisasi nilai-nilai shalat Duha secara bertahap, mulai dari memahami makna ibadah hingga mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Proses tersebut mendorong perubahan pada aspek kognitif, afektif, spiritual, dan perilaku.
Penelitian itu juga memperkenalkan pendekatan Spiritual Agency Integration (SAI), yang mengintegrasikan refleksi diri, kesadaran spiritual, regulasi emosi, dan pembentukan makna hidup sebagai fondasi peningkatan kesejahteraan psikologis penyandang tunadaksa.
Menurut Agus, temuan tersebut diharapkan menjadi referensi bagi pengembangan kajian Islam, psikologi, dan kesehatan, sekaligus menjadi alternatif model pendampingan berbasis nilai-nilai spiritual bagi penyandang disabilitas.
Agus Ujianto tercatat sebagai doktor ke-91 yang diluluskan Program Studi Islam Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto. Disertasinya dibimbing Prof. Dr. H. Giyoto, M.Hum sebagai promotor dan Dr. H. A. Luthfi Hamidi, M.Ag sebagai ko-promotor. Sidang promosi dipimpin Rektor UIN Saizu Prof. Dr. H. Ridwan, M.Ag.(day)

