Gumilang Febriansyah
Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang, Gumilang Febriansyah.(Foto. BahteraJateng/day)
|

Dewan Dorong Seluruh RT Manfaatkan BOP RT untuk Pemberdayaan Warga

SEMARANG[BahteraJateng] – Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang, Gumilang Febriansyah, mendorong seluruh Rukun Tetangga (RT) di Kota Semarang memanfaatkan Bantuan Operasional Pemerintah (BOP) RT sebesar Rp25 juta pada 2026 untuk mendukung pemberdayaan masyarakat.

Menurut Febri sapaan akrabnya, program BOP RT telah disiapkan Pemerintah Kota Semarang dan diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh pengurus RT. Ia berharap tidak ada lagi RT yang gagal mencairkan bantuan seperti yang terjadi pada pelaksanaan tahun sebelumnya.


“Ini bantuan pemerintah kota untuk pemberdayaan di tingkat RT. Harapannya semua RT bisa mengambil dan memanfaatkan sebaik-baiknya, karena program ini sangat membantu warga. Yang penting tetap bisa dipertanggungjawabkan dengan baik,” kata Febri kepada BahteraJateng, Kamis (2/7).

Politikus PKB tersebut mengakui, pada pelaksanaan BOP RT tahun 2025 masih terdapat sejumlah RT yang tidak mengambil bantuan karena terkendala persoalan administrasi, termasuk ketidaksesuaian data jumlah warga di lapangan.


Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah kota akan memberikan pendampingan kepada pengurus RT melalui kelurahan dan kecamatan, terutama dalam penyusunan surat pertanggungjawaban (SPJ).

“Skema BOP RT tahun 2026 juga dibuat lebih fleksibel sebagai hasil evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya sehingga diharapkan mampu mempermudah pengurus RT dalam mengelola bantuan,” ujarnya.

Meski demikian, Febri menegaskan penyusunan SPJ tetap menjadi tanggung jawab pengurus RT karena mereka paling memahami penggunaan anggaran dan bukti pengeluaran.

“Apabila mengalami kesulitan, pengurus RT dapat melibatkan bendahara atau pengurus lain untuk membantu penyusunan administrasi,” imbuhnya.

Ia berharap perbaikan mekanisme tersebut membuat seluruh RT di Kota Semarang dapat memanfaatkan BOP secara maksimal untuk mendukung berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *